Page 5 of 5 FirstFirst ... 3 4 5
Results 61 to 73 of 73
  1. #61
    Newcomer
    Join Date
    Nov 29, 2016
    Posts
    90
    Mentioned
    102 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content thanks ya info nya.. soalnya di jkt emg gak common ya minum2 itu hehe. Padahal bukan buat minum yg mabuk2an jugakk.

  2. #62
    Lurker
    Join Date
    Mar 18, 2018
    Posts
    8
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    [Berhadiah Voucher Transmart-Carrefour Senilai Rp 500.000,-]


    "Sharing Kehidupan Perempuan Pasca Kehamilan"


    Selamat pagi/siang/sore,


    Perkenalkan, kami adalah mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan penelitian dalam rangka penyelesaian skripsi mengenai “kehidupan perempuan pasca mengalami kehamilan yang tidak direncanakan”. Hasil dari penelitian ini nantinya dapat digunakan untuk mendukung kehidupan perempuan Indonesia secara umum dan perempuan yang mengalami kehamilan tidak direncanakan secara khusus.


    Sehubungan dengan itu, jika Anda memenuhi kriteria berikut:
    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    3. Pernah/sedang mengalami kehamilan yang tidak direncanakan
    4. Kehamilan yang tidak direncanakan tersebut dialami dalam jangka waktu paling lama 5 tahun yang lalu, yang berarti kehamilan dimulai tidak lebih lama dari Maret 2013


    kami ingin memohon kesediaan Anda untuk berpartisipasi dalam penelitian ini dengan mengisi kuesioner dalam tautan berikut:


    bit.ly/PascaKehamilan


    Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi kuesioner ini sekitar 20-25 menit.


    Partisipasi Anda akan sangat berarti bagi pengembangan ilmu pengetahuan, secara khusus sebagai salah satu upaya mendukung kehidupan perempuan Indonesia. Selain itu, Anda juga berkesempatan memperoleh voucher Transmart-Carrefour sebesar Rp 500.000 yang akan diundi oleh tim peneliti.




    Hormat kami,


    Tim Peneliti
    Levina Adiputri (085959779595)
    Neira Ardaneshwari (085939143881)
    Winda Chiquita Astana (087885741996)

  3. #63
    Citizen
    Join Date
    Jun 30, 2010
    Location
    jakarta,indonesia
    Posts
    1,057
    Mentioned
    386 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Mau ngobrol dong buibu, ketika bayi yang ditunggu2 sudah lahir, disela sela kesibukan begadang, ganti popok, nyusuin, bayi rewel ga mau di taro, berkurangnya romantisme sama suami, dirumah sendiri ngurus bayi, ada ga yg merasa bosan?
    Bosan dalam arti saat dirumah sendiri ngurus ini itu trs tiba2 mati gaya ga tau mau ngapain?
    Karena ini yg aku rasakan Hidden Content bahagia banget waktu bayi lahir, sempet kecapean krn ngurus bayi pdhl ada mbak yg bantu beres2 dirumah, waktu kmrn suami cuti 1 minggu ga terlalu berasa bosen krn selalu ada temen ngobrol kan..nah begitu dia masuk kerja baru terasa bosennya. Mbak yg beberes dirumah soalnya cuman pulang hari ga nginep, jadi kalo lg ada dia aku ajakin ngobroll terus hahaha..
    Kira kira adakah yg sepengalaman dgnkuuu

  4. #64
    Newcomer
    Join Date
    Jan 19, 2012
    Posts
    28
    Mentioned
    11 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content bosen karena bayinya pun belum bisa diajak ngobrol alias baru bisa bengong doang ya? Hahaha.. kalau saya sih karena ga pake ART jadi ga berasa bosen ya, cuma capek karena waktu bayi bobo harus kerjain kerjaan rumah tangga hiks.. coba install aplikasi chai's play deh, ada games2 yang bisa dilakukan untuk main sama newborn dan stimulasi juga, tapi jangan sampai over stimulate juga


    Sent from my iPhone using Tapatalk

  5. #65
    Citizen
    Join Date
    Jun 30, 2010
    Location
    jakarta,indonesia
    Posts
    1,057
    Mentioned
    386 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content
    Hahaha iyaaa bayinya kan br bisa nangis nyusu tidur sama bengong2.
    Sebenernya art dirumahpun datengnya selang seling jd ga tiap hari, saat dia ga dateng akupun ttp ngurusin beberes rumah. Cuma ya kadang ttp bosan melanda hahaha
    Wah aku coba download deh appsnya..
    Selain itu, bayi diajakin ngapain ya haha

  6. #66
    Newcomer
    Join Date
    Jun 13, 2017
    Posts
    28
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Hiii mommies sedikit sharing & info yah... ini ada sedikit artikel tentang monitoring tumbuh kembang dan kesehatan anak and ini berguna banget loh.. kita bisa liat tumbuh kembang anak kita kapan aja & ga perlu lg catatan kertas dari waktu ke waktu ataupun jadwal2 imunisasi yang hrs di ingat dan anak kita ambil.. semua sudah terecord di aplikasi +hubsehat. dan aplikasi ini FREE ada di playstore & app store tinggal download aja Hidden Content . ini nih artikelnya sy copy dr websitenya: Hidden Content semoga berguna indahnya berbagi :

    Bagi orang tua meskipun sibuk dengan aktivitasnya mereka sering khawatir jika anak mereka kecil atau mendekati dasar pertumbuhan, tingkat pertumbuhan anak adalah faktor terpenting yang harus dipertimbangkan saat mengevaluasi apakah anak anda tumbuh dan berkembang secara normal.

    Jika anak anda mengikuti grafik pertumbuhannya, maka kemungkinan besar ia tumbuh normal.
    Juga. Ingatlah bahwa beberapa anak biasanya bergerak naik atau turun pada grafik pertumbuhan mereka saat mereka berumur 6-18 bulan. Selama mereka tidak benar-benar kehilangan berat badan, dan mereka tidak memiliki gejala lain, seperti diare persisten, muntah, kurang nafsu makan atau sering mengalami infeksi.
    Tingkat Pertumbuhan Normal untuk Anak laki-laki dan Perempuan
    Pedoman umum untuk tingkat pertumbuhan Hidden Content anda untuk berat badan meliputi:


    • 2 minggu — mendapatkan kembali berat lahir dan mendapatkan kenaikan sekitar 0.5 – 1 Kg/bln
    • 3 bulan – mendapatkan kenaikan rata-rata 0.5 kg/bln
    • 5 bulan – dua kali lipat dari berat badan saat lahir.
    • 1 tahun — tiga kali lipat dari berat badan saat lahir dan kemudian naik sekitar 0.5 Kg/bln
    • 2 tahun — berat badan empat kali lipat dan kemudian naik sekitar 2-2.5 Kg/tahun
    • 9-10 tahun – kenaikan berat badan karena mendekati pubertas, seringkali sekitar 5 kilogram per tahun




    Selain monitor Hidden Content anda, penting juga untuk memastikan anak anda tidak mendapatkan terlalu banyak berat badan.
    Pedoman umum untuk tingkat pertumbuhan anak anda untuk tinggi badan meliputi:


    • 0-12 bulan – tumbuh sekitar 10 inci (25 cm)
    • 1-2 tahun – tumbuh sekitar 5 inci (13 cm)
    • 2-3 tahun – tumbuh sekitar 3 1/2 inci per tahun kebanyakan anak akan melipatgandakan tinggi saat mereka pada usia 3-4 tahun
    • 3 tahun sampai pubertas – tumbuh sekitar 2 inci (5 cm) per tahun


    Anda juga dapat menggunakan tinggi badan anak Anda untuk mencoba dan memprediksi seberapa tinggi mereka saat mereka dewasa.
    Panduan umum untuk tingkat pertumbuhan anak anda untuk lingkar kepala meliputi:


    • 0-3 bulan – 2 sentimeter sebulan
    • 4-6 bulan – 1 sentimeter sebulan
    • 6-12 bulan – 1/2 sentimeter sebulan
    • 1-2 tahun – 2 sentimeter setahun


    lingkar kepala sering tidak terlalu di monitor oleh orang tua seperti tinggi ataupun berat badan anak, padahal ini sangat penting untuk memastikan kepala anak tidak terlalu kecil (microcephaly) atau terlalu besar (macrocephaly).
    Perlu di Ingat bahwa ini adalah pedoman umum. anak anda mungkin tumbuh sedikit lebih atau sedikit kurang dari ini setiap tahunnya. Jika Anda tidak mempunyai banyak waktu di karenakan kesibukan anda dan sangat khawatir dengan pertumbuhan anak anda, terutama jika anda berpikir bahwa dia mengalami kegagalan untuk Hidden Content (kenaikan berat badan yang buruk) atau perawakan pendek (pertumbuhan tinggi yang buruk), pastikan untuk menggunakan aplikasi +hubsehat yang bisa memonitor tumbuh kembang,jadwal vaksin dan imunisasi sampai riwayat allergi pada anak yang bisa di akses kapan dan dimana saja sehingga anda bisa bertindak lebih cepat untuk menghubungi dokter anak anda dan tidak akan kehilangan masa-masa tumbuh kembang Hidden Content anda.

  7. #67
    Lurker D-Girl-Mohs's Avatar
    Join Date
    Apr 3, 2018
    Posts
    13
    Mentioned
    2 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Salam kenal bundaa,
    Anak skrg udh 41 hari, tapi udh beberapa hari terakhir tidurnya udh miring2, apa normal ya gitu? Malah sempet tengkurep juga, mohon pencerahannya bund, rada2 ngeri juga klo dibiarin, jadi udh nenerapa hari ini ak sm bapaknya gantiam begadang ngejagain supaya si deaby ga miring2

  8. #68
    Lurker
    Join Date
    May 13, 2018
    Posts
    7
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Sama aku jg kadang suka mati gaya kl ngurus baby ku karna dia anteeeeeeng bgt ga rewel dan kebanyakan tidurnya si baby jd nya aku lebih santai jaganya, malah aku suka nanya ke orang2 baby nya pd anteng apa engga 😄

  9. #69
    Immigrant Vlaire's Avatar
    Join Date
    Aug 31, 2010
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    133
    Mentioned
    5 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Ikutan curhat ahhhh... hihihihi...

    Debay-nya ini sebenernya uda ditunggu-tunggu 4 tahun baru dapet. Tapi my whole pregnancy journey was really stressful. Financial problem, work problem, etc etc. Akhirnya bocor ketuban and she had to born at 36weeks. I was totally unprepared. Mentally and physically.

    Gue ngelahirin sendiri without husband. Karena dia ga tau bayi harus lahir lebih awal dan dia di luar kota lagi kerja. Gue beresin baju sendiri, naik uber sendiri, urus daftar asuransi sendiri dan ketemu dokter sendiri...semua dalam keadaan ketuban bocor. HAHAHAHAHA. Bokap Nyokap sih dateng pada akhirnya karena mereka jauh ya...jadi pas gue uda harus masuk kamar nunggu jam operasi, baru sampe.

    Pas bayinya lahir... it was like a dream. Kayak ada orang asing baru dalam hidup yang harus gue cintain. I have to admit... the connection was not an instant. Gue ngerasa distant ma baby gue. Gue ngerasa dia makhluk mungil asing yang gak gue kenal. Mungkin bagian dari baby blues juga.

    Baby blues lumayan parah. Gue stress asi ga keluar sampe hari ketiga di rumah sakit dan gue dipaksa semua keluarga (termasuk suami). Gue berantem ma mertua, suami dan akhirnya gue kabuuuur dari rumah sakit jam 1 pagi (Yesss dalam keadaan masi sakit jaitan c-sect. Gue bisa kabur keluar RS saking bencinya ma suami gue saat itu). Untung satpamnya gercep. Dia kayaknya panggil bidan jaga malam dan gue ditenangin di ruang bayi sama anak gue. Bonyok gue sampe nyetir balik ke RS jam 1 pagi buat ngedamaiin gue dan suami. LoL.

    Anyway fast forward, first months of my baby itu emang bikin stress. Gue emang ada 1ART buat bantu urus makan dan mandiin bayi dan jemur bayi. Tapi semua beban di gue. Bayi gue gila nenen!astagaaaa. Nenen ga dilepas2 berjam2. Kalo dilepas nenennya bisa nangis jerit kayak gue buang di got. Gue bisa nenenin dari jam 6 pagi - 3 siang dan cuma break pipis dan mandi 5 mnt 5mnt. Makan aja sampe di ranjang. Gue ampe nanya ke dokter laktasi apa gue kurang asinya... tapi anak gue beratnya naik... dan saat itu dokter laktasi belom kasi gue kasi pacifier karena takut bingput.

    Plus ditambah gue tiba-tiba bolak balik RS karena gue baru tau gue ada batu empedu dan harus dioperasi.. Jadi di 1 bulan itu gue 2 operasi: C-sect dan Operasi buang kantung empedu.

    Tapi meski begitu, sayang gue ke anak gue pelan-pelan ada dan yang ada makin gemesss ma dia karena setiap hari rawat dia. Mungkin bener kali ya... artikel2 yang gue baca kalau kadang bonding anak dan ibu itu kadang ga instant...

    Cuma sampe sekarang gue masih strugling untuk bagaimana kembali berperan sebagai istri sih... karena feel weird aja semua-muanya...

  10. #70
    Lurker
    Join Date
    May 13, 2018
    Posts
    7
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content ....gw jg sama kayak lo nunggu lama utk punya baby selama 8 tahun dan umur jg dah ga muda lg dan memang bener awal2 kita ngerasa ga bonding sm baby sampe mertua and nyokap gw bilang kl baby tuh harus diajak ngomong jangan didiemin......laaahhh kl diajak ngobrol yg ada dia melek and nangis minta gendong jd kadang gw diemin aja biar gw bs santai2 dikit siang karna kl malam kan pasti begadang, cm lama2 karna gw ngurus sendiri sampe akhirnya dia 2,5 bln skrg makin berasa bondingnya, sehari aja ga ktmu rasanya kayak gmn gitu kangeeennnya......dan yg pasti suami makin cepet pulang semenjak punya baby........wlpn dia jg ga bantu2 amat dlm urus mengurus baby hehehee

  11. #71
    Immigrant Vlaire's Avatar
    Join Date
    Aug 31, 2010
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    133
    Mentioned
    5 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content iyesss,mak... bondingnya sekarang makin kuat. 1 hari aja misal pulang kerja baru ketemu aja kangennya luar biasa... apalagi lagi lucu-lucunya. Cuma gue kadang masih ngerasa ngawang-ngawang sih. Kayak masi belum sentuh realiti kalau uda punya anak. Padahal mau 5 bulan bayinya... hahahhaha. Mungkin uda kelamaan berdua doang sekarang tau2 bertiga kali yaaa...

  12. #72
    Lurker
    Join Date
    May 13, 2018
    Posts
    7
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    @Hidden Content .....iyaa mgkn karna dl kemana2 selalu be2 yaaa jdnya msh percaya ga percaya punya baby, skrg yg repotnya kl mau pergi be3 jalan2 tyt repot ya maaak mesti prepare 2 jam sebelumnyaaa ga bs lgsg cuusss kayak dl and itupun kadang suka msh ada ketinggalan hehehee tp seneng yaa liat mini me kita bgt wlpn baby gw lebih mirip bapaknya hehehee

  13. #73
    Lurker StellaKarunia777's Avatar
    Join Date
    Apr 11, 2016
    Location
    Jakarta
    Posts
    16
    Mentioned
    4 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Adaptasi/Pengalaman jadi Ibu Baru

    Pengalaman gw jadi New Mom lumayan banyak tantangannya dan salah satu tantangan yg agak berat itu adalah dengerin omongan orang2 sekitar / lingkungan keluarga sendiri yg bilang cara ngasuhnya salah lah (karena cara asuh gw beda dgnnya, padahal tiap org cara asuhnya berbeda-beda, toh anaknya juga terima dan sesuai dgn anjuran dokter / psikolog anak), terlalu nurut apa kata dokter lah (masa gw harus lbih percaya mitos dibandingkan anjuran DSA!? LOL). Bahkan ada orng terdekat yg seharusnya kasih support ke gw sebagai new mom tapi malah ngatain gw "gak becus jadi orang tua" (dikatain spt itu hanya karena masalah sepele). Padahal sebagai new mom pasti masih banyak kekurangan, trial error, masih adaptasi jadwal anak tidur - main - nyusu - makan, dll. Di dalam proses belajar gw sbg new mom, mereka seharusnya kasih support bukannya malah menjatuhkan mental gw dan bikin gw tambah stress. Tapi lama kelamaan jadi kebal, aji budeg saja. Kalo kata suami gw yg puji Tuhan selalu support gw: "terima saran yg membangun saja, hinaan-hinaan yg hanya membuat stress dianggap angin lalu saja."
    Last edited by StellaKarunia777; Jun 17, 2018 at 10:00 PM.

Page 5 of 5 FirstFirst ... 3 4 5