Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS - Page 4
Page 4 of 12 FirstFirst ... 2 3 4 5 6 ... LastLast
Results 46 to 60 of 169
  1. #46
    Female Daily Crew Immigrant Niyoula's Avatar
    Join Date
    Dec 27, 2012
    Posts
    200
    Mentioned
    58 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Pak Mus,Saya mau bertanya,
    kalau menurut bapak, bagaimana ya pembagian dana yang ideal dari income bulanan? misalkan income 100%, maka pembagian berapa kira-kira dana yg untuk ditabung, kemudian berapa yang digunakan untuk konsumsi hari-hari, lalu berapa persen untuk cicilan ya, Pak. Oiya pak sekalian mau tanya, kalau di DBS, ada kredit bangun rumah ga ya pak? jika ada, nama produknya apa ya?

    Terima kasih

  2. #47
    Elite Citizen amelietta's Avatar
    Join Date
    Aug 13, 2014
    Posts
    3,791
    Mentioned
    1469 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Halo semua,

    Kita kembali lagi live chat sama @Hidden Content yaa Hidden Content

    Kali ini temanya reksadana ya.. silakan bertanya Hidden Content

  3. #48
    Moderator Citizen bubunaya's Avatar
    Join Date
    Apr 15, 2013
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,431
    Mentioned
    910 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    halo Pak @Hidden Content ,

    Terimakasih sudah mau chit chat disini, menarik banget soal investasi jangka panjang. karena memang kalau cuma mengandalkan nabung gakan kekejar kebutuhan di masa depan, unless kenaikan gaji dari kantor berkali-kali lipat tiap tahun *ngarep. kalau sekarang, saya sendiri masih pake sistem beli LM aja ngikutin orang tua dan kebiasaan kakek nenek. heheh,

    Tertarik sama reksadana untuk jk panjang nih, seperti Pak Mus sampaikan, bahwa reksadana sendiri ada resiko. Nah kalo reksa dana ada penjaminannya gak yah (diluar reksa dana terproteksi dan SBN)?kaya tabungan yang dijamin sama LPS (ya memang covernya ada maksimalnya, tapi setidaknya ada yang balik lah). Terus maaf kalau melenceng sedikit, di penjelasan sebelumnya dibilang maksimal 10% harus di investasikan di saham Telkom, kenapa Telkom? apakah jaminan pasti saham Telkom gakan turun?heheh


    Terus, untuk orang awam kaya kita, melihat dan memilih manajer investasi yang baik tuh gimana caranya? promo mungkin bisa dimana2, tapi tolak ukur penilaian kita apa sih? apa yang bisa kita, selaku orang awam ini, identifikasi kan, sehingga kita bs bilang oh manajer Investasi A, oke nih dst (diluar personil yang terdaftar di OJK). Apakah ada rating yang diberikan oleh OJK soal Manejer Investasi? atau bagaimana yah?

    Terimakasih

  4. #49
    Brand Representative
    Join Date
    Sep 7, 2016
    Posts
    31
    Mentioned
    24 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Terima kasih @Hidden Content sudah dibuka.

    aku jawab pertanyaan dari @Hidden Content dahulu yah

    Hi Bu Arienda

    Sudah canggih nih sepertinya karena sudah main saham J,
    sebenarnya secara risiko reksa dana lebih terdiversifikasi dibanding instrumen saham. Dalam aturan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Reksa dana diatur untuk menyebar portfolio investasinya.
    Saya juga kebetulan juga punya porsi investasi saham, tapi cenderung terkonsentrasi ke dalam 3-4 saham saja, sehingga kalo ada gejolak di pasar saham fluktuasi investasi yang saya rasakan cukup besar. Sedangkan di reksa dana fluktuasinya lebih terjaga karena isinya tersebar dalam instrument yang lebih banyak.
    Untuk investasi di reksa dana, sebaiknya dimonitor dalam jangka waktu agak 3 atau 6 bulan . Nilai AKtiva Bersih (NAB/unit) reksadana juga transparan karena dipublikasikan setiap harimelalui beberapa surat kabar utama . Sebagai alat kontrol dan monitor Jika ibu membeli reksa dana tiap bulan ibu akan mendapatkan laporan bulanan dari bank kustodian dari reksa dana tersebut.

    Terkait dengan perhitungan kebutuhan , saya ambil contoh saja ya bu , kalo misalnya untuk biaya pendidikan anak, pertama kita harus tau kira kira sekolah yang dituju biaya pendidikannya berapa sekarang , kedua lihat juga faktor inflasi per tahun sehingga kita bisa mengsetimasi biaya seandainya putra putri bersekolah disana misal 10 tahun lagi. Dari situ kemudian bisa dihitung berapa yang bisa dianggarkan berapa rupiah per bulan dengan asumsi tingkat suku bunga dari investasi yang akan kita gunakan.

    Untuk pos pos cadangan dana pendidikan anak , ya sebaiknya alokasinya dipisahkan saja , untuk yang dalam jangka waktu pendek misal untuk anak masuk TK , Ibu bisa memanfaatkan Tabungan pendidikan , untuk yang jangka waktu panjang misal universitas bisa memanfaatkan instrumen lain misalnya reksa dana .
    Nanti jika ada kenaikan pendapatan , jangan lupa dinaikkan juga alokasi pendidikannya ya Hidden Content

  5. #50
    Lurker syahraini's Avatar
    Join Date
    Aug 4, 2015
    Location
    jakarta selatan
    Posts
    18
    Mentioned
    8 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Selamat Siang Pak Mus,

    Maaf mau ikutan tanya karena saya baca sepertinya menarik sekali diskusinyaa.. Saya mau tanya investasi apa yang disarankan untuk pasangan yang baru akan menikah? apakah yang harus didahulukan dan diutamakan? tabungan rumah? tabungan kendaraan atau sudah harus memikirkan tabungan untuk pendidikan anak?

    Terima kasih Hidden Content

  6. #51
    Lurker iputrinta's Avatar
    Join Date
    Jun 4, 2015
    Location
    Jakarta
    Posts
    19
    Mentioned
    9 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Halo Pak Mus,

    Saya belum jadi Mommies tapi boleh ya saya ikut bertanya. Saya fresh graduate dan baru beberapa bulan bekerja. Saya ingin mulai berinvestasi agar bisa DP mobil. Untuk karyawan fresh graduate seperti saya, jenis investasi apa yang harus saya lakukan? Apakah sebaiknya reksadana atau deposito bank?

    Terima kasih Pak Mus

  7. #52
    Lurker cubiclo19's Avatar
    Join Date
    Dec 14, 2010
    Location
    Jakarta
    Posts
    10
    Mentioned
    2 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Halo Pak Mus,
    Saya Riri (31) dengan satu orang putra (3 thn) dan dalam kandungan (4bln) dengan single income dari suami. Yang ingin saya tanyakan, apakah reksadana memang investasi yang paling cocok untuk melawan inflasi dana pendidikan? Bagaimana dengan investasi tanah atau emas? Terima kasih sebelumnya.

  8. #53
    Brand Representative
    Join Date
    Sep 7, 2016
    Posts
    31
    Mentioned
    24 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Hi Bu @Hidden Content

    Persiapan dana pendidikan instrumen sebenarnya pilihannya cukup banyak ada tabungan pendidikan, ada asuransi pendidikan ada reksa dana dan lain.
    Semuanya memiliki kelebihan masing masing . Saya agak sulit juga menjawabnya untuk pilihan yang tepat buat Ibu ,karena bergantung dengan profil keuangan dan juga profil risiko masing masing .
    Idealnya alokasi baiknya dipisah untuk kebutuhan pendidikan saat masuk TK , SD, SMP dan SMA .
    Kalo ibu secara profil risiko lebih konservatif lebih baik ditabungan pendidikan atau asuransi pendidikan, jika profil risikonya lebih agresif dapat mempertimbangkna instrumen reksa dana dengan potensi imbal hasil dan risiko yang lebih tinggi juga. Biasanya setiap Bank memiliki prosedur untuk mengidentifikasi profil risiko setiap nasabah

  9. #54
    Managing Editor Mommies Daily Immigrant
    Join Date
    Apr 17, 2015
    Posts
    138
    Mentioned
    18 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Pak Mus mau tanya dong, selama ini jenis investasi yg saya pilih masih ke konvensional. Logam mulia, tanah dan rumah gitu. Terus sekarang tertarik pingin nyemplung ke reksadana. Kalo tujuan investasi reksadana saya ada 2:

    1. Dana pendidikan kuliah anak, sedangkan sekarang anak saya udah kelas 2 dan 4 SD. Kira2 besaran dana yg perlu disiapkan berapa untuk reksadana? Dan jenisnya apa.

    2. Untuk dana pensiun. Umur saya sekarang 37 tahun, kira-kira pilihan yg tepat apa ya?

    Terimakasih ya

  10. #55
    Elite Citizen amelietta's Avatar
    Join Date
    Aug 13, 2014
    Posts
    3,791
    Mentioned
    1469 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Halo Bapak @Hidden Content .. saya boleh ya ikutan nanya hehe.

    Pak, kalau untuk yang masih single, belum ada tanggungan selain diri sendiri.. dan ingin financially independent, juga tertarik untuk belajar mengenai reksadana. Langkah-langkah apa yang harus saya lakukan?

    Terima kasih sebelumnya Hidden Content

  11. #56
    Editor Mommies Daily Resident adiesty's Avatar
    Join Date
    Jan 28, 2013
    Posts
    464
    Mentioned
    25 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Selamat siang Pak Mus....

    Pak.... ada yang ingin saya tanyakan, nih... jadi sudah hampir dua tahun ini saya mulau investasi reksa dana campuran, memang sih jumlahnya nggak terlalu banyak. Setelah saya pantau, kok, ternyata nilai investasinya nggak terlalu ok, ya? Kalau sudah terlanjur ikutan reksa dana campuran seperti saya, sebenarnya masih bisa saya alihkan ke jenis reksa dana yang lain ga ya, pak? Dan baiknya jenis reksa dana apa yang saya pilih?


    Makasih, Pak Mus Hidden Content

  12. #57
    Lurker
    Join Date
    Sep 20, 2016
    Posts
    2
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Hi Pak Mus,

    Umur saya kan sekarang 29 tahun dan baru menikah.. saya baru punya satu reksadana dan itu belum satu tahun.. dan itu perbulannya saya sisihkan 500.000. apakah investasi 1 reksadana sudah cukup untuk masa depan jika nanti saya sudah punya anak? atau saya harus punya reksadana lagi?

    Mohon pencerahannya yaa pak..

    Terima kasih..

  13. #58

    Join Date
    Sep 7, 2016
    Posts
    40
    Mentioned
    26 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Halo Pak @Hidden Content ,

    Mau bertanya pak.
    Saat ini saya ada 2 reksadana di 2 perusahaan manager investasi yang berbeda, yg 1 reksadana campuran, yg 1 reksadana campuran syariah.
    2 thn belakangan ini kok yg syariah lebih stabil sementara yg non syariah saya minus terus laporannya.
    Apakah memang baiknya ambil yg syariah bila saya mau ambil reksadana baru lagi?

    Mohon saran ya pak, baiknya ambil yg apa sih kalau mau main aman seperti saya yang pekerja kantoran (pemasukannya pasti dan gak terlalu besar).

    Terima kasih pak Hidden Content

  14. #59
    Brand Representative
    Join Date
    Sep 7, 2016
    Posts
    31
    Mentioned
    24 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Ibu @Hidden Content

    Dengan kisaran harga rumah sekitar700 juta misalnya ibu asumsi DP 20% berarti tujuan Ibu ingin mencapai Rp 140 juta dalam 5 tahun ke depan.
    Maka perbulannya ibu harus investasi sebesar Rp 1.8 juta per bulan (asumsi imbal hasil instrument investasinya 10% per tahun).

    *hasil hasil ngubek ngubek kalkulator J *

    - - - Updated - - -

    Hi @Hidden Content

    Reksa dana itu tidak termasuk dalam penjaminan pemerintah (termasuk reksa dana terproteksi lho) jadi ada yang namanya unsur risiko investasi.
    Terkait dengan 10% saham Telkom sebenarnya ilustrasi saja untuk menggambarkan bahwa secara aturan dari Otoritas jasa Keuangan (OJK) memang mewajibkan reksa dana untuk melakukan yang namanya diversifikasi , batasan yang disebutkan dalam peraturan 10% dalam satu surat berharga , kecuali untuk surat berharga yang diterbitkan pemerintah.

    Memilih manajer investasi yang baik sebagai investor awam ada beberapa hal sederhana yang mungkin bisa dicermati :
    ˇ Dana kelolaan manajer investasinya , semakin besar dana kelolaannya berarti kepercayaan pasar terhadap manajer investasi itu juga tinggi.
    ˇ Kinerja reksa dana yang dikelola, setiap reksa dana yang dikelola pasti ada tolok ukur atau benchmarknya , misal reksa dana saham biasanya tolok ukurnya adalah IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). kemudian dibandingkan saja misalnya kinerja reksa dana sahamnya terhadap kinerja IHSG,

    Dokumen pemasaran reksa dana umum dapat diakses secara publik , umumnya ada diwebsite ada dokumen yang namanya Fund fact sheet dan prospektus sehingga investor dapat informasi yang lengkap mengenai manajer investasi dan reksa dana .

    Kalo untuk rating sampai saat ini belum ada rating khusus yangdiberikan, tetapi dapat dipastikan bahwa OJK aktif melakukan pengawasan terhadap pengelolaan investasi yang dilakukan oleh manajer investasi

    - - - Updated - - -

    Halo Bride Wannabe Bu @Hidden Content ,

    Selamat atas rencana pernikahannya.

    Untuk investasi pada prinsipnya adalah memupuk aset dengan harapan bertambah nilai nya sebagai keuntungan. Untuk aset yg terdepresiasi/berkurang nilainya bukanlah investasi semisal mobil, karena mobil terus berkurang nilai nya kecuali utk collector item contohnya.

    Saya lebih menyarankan utk investasi rumah karena utk di Indonesia masih besar potensi kenaikannya. Tp poin minusnya adalah besaran DP yg terkadang butuh waktu untuk mengumpulkannya sementara harga rumah terus bergerak naik.

    Ada baiknya berinvestasi dengan reksa dana karena kecilnya dana minimum berinvestasi mulai dari IDR 1 juta rupiah pun sudah bisa.

  15. #60
    Brand Representative
    Join Date
    Sep 7, 2016
    Posts
    31
    Mentioned
    24 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Chit Chat Seputar Wealth Management Bersama DBS

    Dear @Hidden Content ,

    Semua jenis investasi ada kelebihan dan kekurangan. Kesemua jenis investasi tujuan utamanya adalah minimal melawan inflasi. Besarannya tentu saja tergantung dari besaran resiko yang diambil. Semakin besar resikonya semakin besar potensi imbal hasilnya. Untuk 3 aset yang Ibu sebutkan akan salah jelaskan satu per satu..

    Untuk investasi tanah tentunya ada anekdot bahwa harga tanah tidak pernah turun dari tahun ke tahun. Sebenarnya betul sekali. Kecil kemungkinan harga tanah untuk turun kecuali tanah atau daerah tersebut dilanda bencana alam yang sudah kita prediksi. Kelemahannya adalah sedikit sekali informasi untuk kepengurusan kepemilikan tanah dan administrasi yang tentunya memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Dan yang paling Utama, asset tanah tidak dapat Anda jual sewaktu2 Anda membutuhkan karena emergency. Butuh waktu tentunya mencari pembeli yang sesuai dengan kriteria Anda.

    Untuk investasi emas yang memang menjadi favorit masyarakat. Secara histori investasi emas memang bisa dijadikan asset melawan inflasi. Tapi jangan lupa usaha kita untuk menyimpannya. Kita tentu harus seksama memperhatikan tempat penyimpanan asetnya. Dan juga tentunya factor pajak capital gain yang diberlakukan pemerintah mengikuti tariff umum pajak suami. Hal ini yang harus diperhatikan terlebih dahulu dengan berkonsultasi dengan kantor pajak atau konsultan pajak.

    Untuk investasi reksa dana, dana yang diperlukan sangat minim sekali. Bisa memulai dengan IDR 1 juta untuk awal investasi. Dan juga reksa dana juga terdapat beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan profil resiko Anda. Reksa dana juga bisa dicairkan setiap saat mengikuti nilai saat itu dengan dana maksimal T+7 diterima sejak instruksi pencairan. Untuk kelemahannya memang diperlukan sedikit research dari Ibu untuk menilai reksa dana mana yang cocok untuk Ibu. Apakah reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap atau pasar uang? Yang saya sebutkan diurut dari resiko terbesar dengan potensi imbal hasil terbesar juga.


    Thank you

    - - - Updated - - -

    Hi mba @itPutrinta,

    Dalam jangka waktu berapa lama mba Putri ingin mulai mulai membeli mobil? Jika dalam jangka waktu 3-5 tahun dengan asumsi DP 50-90 juta maka investasi yang sebaiknya diambil adalah dengan investasi rutin setiap bulan di reksadana saham sebesar rp 1 juta yang mempunyai historical return rata-rata 15%-20% per tahun. Uang 1 juta bisa didapat dengan cara membawa bekal makanan dari rumah atau mengurangi hangout di café.

    Asumsi setiap makan siang dikantor menghabiskan Rp. 50 -70 ribu maka dalam 1 bulan biaya pengeluaran makan mencapai Rp. 1 juta – 1.4 juta. Dan asumsi 1 kali hangout di cafe dapat menghabiskan 150 ribu maka jika dalam sebulan terdapat 8 kali ke café dapat menghabiskan dana 1.2 juta. Selain itu bisa juga dengan mengkombinasikan membawa bekal makanan dan mengurangi pergi ke café.

    semoga membantu yah Hidden Content

    - - - Updated - - -

    @Hidden Content ,

    Halo mommy,

    Melihat penjelasan mommy mengenai usia mommy dan anak2 tentunya bisa ditarik kesimpulan dana ini akan dipergunakan untuk jangka panjang (>7-8 tahun) ada baiknya mencoba reksa dana saham, tentunya juga memastikan profil resiko mommy terlebih dahulu. Reksa dana saham sendiri sifat pergerakannya cukup besar namun potensi imbal hasil cukup besar juga. Mommy bisa juga membelinya setiap jangka wantu tertentu semisal 1 atau 3 bulan sekali.
    Dengan jangka waktu panjang, reksa dana saham memenuhi kriteria investasinya. Karena biasanya tidak cocok untuk jangka pendek kecuali profil resiko nasabahnya besar yang siap menerima resiko penurunan jangka pendek.

    Ini berlaku juga untuk dana pension yang jangka waktu tentunya lebih panjang lagi.


    Thank you

Page 4 of 12 FirstFirst ... 2 3 4 5 6 ... LastLast