Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert
Page 1 of 8 1 2 3 ... LastLast
Results 1 to 15 of 107
  1. #1
    Elite Citizen amelietta's Avatar
    Join Date
    Aug 13, 2014
    Posts
    3,791
    Mentioned
    1469 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Dear members,

    Pernah nggak sih merasa seperti gaji bulanan seperti numpang lewat saja? Khawatir anak-anak tidak bisa sekolah sampai jadi sarjana? Bisnis jalan terus, tapi saldo tabungan tidak bertambah? Atau bingung pilih investasi apa yang paling cocok? atau mungkin di sini ada yang mulai planning soal dana pensiun?

    Nah, soal keuangan ini memang tricky banget ya. Salah ambil tindakan sedikit saja, bisa berdampak besar pada keuangan kita. Dan karena topik soal keuangan ini banyak banget yang tertarik untuk bahas (termasuk saya hehe), Forum Female Daily kedatangan tamu khusus untuk konsultasi mengenai masalah keuangan yaitu Mbak @Hidden Content dari Hidden Content

    Sekilas info tentang Mbak Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GCertFinPlanning, CFP, QWP, adalah seorang CEO & Financial Planner, financial trainer & speaker, penulis, Dosen FEUI, seorang isteri, dan ibu dari 2 orang anak. Mbak Prita secara tetap mengasuh rubrik Bunda & Uang di Majalah Ayahbunda Indonesia, konsultan keuangan di media online detik finance, dan penulis tetap untuk kolom Kiat Kocek di Tabloid KONTAN Mingguan. Selain itu juga menjadi nara sumber di program radio Money And Me di 94.7 UFM Jakarta sejak tahun 2010 dan nara sumber untuk program #Interaktuit Kompas Bisnis di Kompas TV Selain itu, Prita juga menjadi Nara Sumber di media nasional seperti program Your Money 8-11 Show Metro TV, program Market Corner Berita Satu TV, program Indonesia Morning Show NET TV, TVOne, Trans7, MNC TV, koran Kompas, Majalah Femina, MarieClaire Magazine, Majalah Her World, GoodHousekeeping Magazine, Tabloid NOVA, Majalah NOOR dan Harian Republika.

    Nah, langsung saja, yang mau konsultasi dengan Mbak @Hidden Content , yukk silakan ngobrol di sini Hidden Content
    Last edited by amelietta; Apr 13, 2016 at 01:30 PM.

  2. #2
    Elite Citizen
    Join Date
    Jun 30, 2010
    Location
    none of your business
    Posts
    3,106
    Mentioned
    443 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Mba @Hidden Content ,
    Langsung aja yah.

    Jadi ceritanya kemarin lihat iklan IDX di tv yang d buntut iklannya ada kata kata "yuk nabung saham".
    Kalau menurut mba, kalo dibandingkan dengan reksadana saham, lebih risky mana dengan langsung beli saham? dengan cara yang sama yaitu sistem "autodebet" alias nabung tiap bulan sistem DCA. Oya pilihan saham disini yang saya maksud juga yang "crnderung" safe seperti saham konsumer..

    Terimakasih

  3. #3
    Resident tulsi's Avatar
    Join Date
    Jan 12, 2015
    Posts
    292
    Mentioned
    347 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Hi Mba @Hidden Content ,

    Salam kenal,

    Aku sudah mau married, dan calon suami sudah berbicara akan memberikan seluruh pengaturan keuangan sama aku nanti. Nah, pastinya ada perbedaan dari cara mengatur keuangan dari sebelum married, dengan yang nantinya akan mengatur keuangan keluarga. Saat ini, kami berdua tidak mempunyai tanggungan atau kredit apapun karena sudah terlengkapi. Dan saat married nanti, aku akan berhenti bekerja.

    Aku mau nanya, gimana sih cara mengatur keuangan dan perencanaan untuk pasangan yang baru menikah? Apakah ada tips n trick nya?

    Terima kasih

  4. #4
    Newcomer noonaratna's Avatar
    Join Date
    Jun 1, 2013
    Posts
    54
    Mentioned
    19 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    iya idem sama @Hidden Content , bagaimana tingkat risky antara reksadana dan langsung membeli sahamnya? Terus bagaimana dengan pasangan muda yang belum stabil pendapatannya dan belum punya anak, kan pastinya ingin mencoba wiraswasta? sebaiknya berpaakah porsi pengelolaan finansial untuk penghasilan under 5 jt? terima kasih

  5. #5
    Lurker
    Join Date
    Mar 23, 2016
    Location
    Kedoya - Cibubur
    Posts
    19
    Mentioned
    10 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Halo mba @Hidden Content

    Aku usia 32 tahun, suami 40 tahun. Anak 2, yang pertama 8 tahun, yg kedua 18 bln. Kami saat ini punya beberapa investasi. Mulai dari asuransi pendidikan anak, asuransi unitlink, hingga rutin membeli LM @5 gram/ 2 bulan. Yang aku mau tanyakan, kami ingin mencoba investasi lain untuk dana pensiun kami berdua. Tapi masih ragu apakah harus mengambil asuransi unitlink lagi (beberapa menawarkan investasi dana pensiun dengan saham, dolar, dll), atau mencoba investasi yang lebih beresiko seperti membeli saham langsung?
    Lalu satu lagi, menurut mba Prita, investasi properti apakah masih bisa menjadi pilihan investasi?

    Itu saja kali ya. Maaf ya mba jadinya malah tanya ini itu.

    Terima kasih. Hidden Content

  6. #6
    Lurker
    Join Date
    Apr 13, 2016
    Posts
    2
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Hai mba prita... Mau tanya kira2 investasi apa yg bagus saat ini untuk pasangan yg baru menikah?

  7. #7
    PritaGhozie's Avatar
    Join Date
    Jul 2, 2012
    Posts
    85
    Mentioned
    33 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Haiiii....

    Investasi melalui reksa dana saham dengan langsung di saham punya risiko yang berbeda. Secara umum, investasi melalui reksa dana saham risikonya lebih rendah dibandingkan beli saham secara langsung. Tetapi, jika hasilnya baik, maka keuntungan investasi langsung di saham bisa lebih tinggi juga!

    Kenapa sih bisa risiko lebih rendah dengan investasi melalui reksa dana saham?
    1. Kita sebagai investor membeli beberapa saham dalam sebuah reksa dana. Jadi, kalau sampai sahamnya ada yg jeblok, saham yang lain bisa bantu untuk membuat potensi rugi tidak terlalu jauh.
    2. Dibantu manajer investasi. Sebagai orang awam, kadang kita pusing mesti pilih saham yang mana. Kalau ada yg ahlinya, pemilihan saham bisa lebih baik.

    Tetapi, ingat juga bahwa membeli via reksa dana pasti ada biaya tambahan. Sehingga, potensi keuntungan umumnya lebih rendah dibandingkan jika langsung investasi di saham dalam jangka panjang.

    Hope it helps!

    Hidden Content Originally Posted by ladyprimadewi Hidden Content
    Mba @Hidden Content ,
    Langsung aja yah.

    Jadi ceritanya kemarin lihat iklan IDX di tv yang d buntut iklannya ada kata kata "yuk nabung saham".
    Kalau menurut mba, kalo dibandingkan dengan reksadana saham, lebih risky mana dengan langsung beli saham? dengan cara yang sama yaitu sistem "autodebet" alias nabung tiap bulan sistem DCA. Oya pilihan saham disini yang saya maksud juga yang "crnderung" safe seperti saham konsumer..

    Terimakasih
    - - - Updated - - -

    Hai mbak @Hidden Content , salam kenal juga.

    Pasangan yang baru menikah sebaiknya sepakat juga untuk berbagai tujuan keuangan yang ingin dicapai. Meskipun pengaturan diserahkan kepada isteri, suami juga sebaiknya setuju dan sepakat dengan cara pengaturannya. Untuk pasangan baru, saya sarankan untuk berpegang pada 3 tujuan keuangan utama:
    1. Dana kehamilan.
    2. Dana pendidikan anak.
    3. Dana pensiun/ dana masa depan.

    Untuk pos pengeluaran sebaiknya dibagi setiap bulan dalam bentuk Spending Plan. Biasanya setiap bulan akan ada 5 pos besar yaitu:
    1. Pos untuk sosial, zakat, bantuan, dll. --> antara 5%-10%
    2. Pos untuk biaya hidup rutin -> max. 50%
    3. Pos untuk dana cadangan & premi asuransi -> 10%
    4. Pos untuk tabungan & investasi masa depan -> antara 10%-20%
    5. Pos untuk gaya hidup dan senang-senang -> antara 10%-15%

    Bagaimana alokasinya? Sepakat dengan suami ya Hidden Content

    Hidden Content Originally Posted by tulsi Hidden Content
    Hi Mba @Hidden Content ,

    Salam kenal,

    Aku sudah mau married, dan calon suami sudah berbicara akan memberikan seluruh pengaturan keuangan sama aku nanti. Nah, pastinya ada perbedaan dari cara mengatur keuangan dari sebelum married, dengan yang nantinya akan mengatur keuangan keluarga. Saat ini, kami berdua tidak mempunyai tanggungan atau kredit apapun karena sudah terlengkapi. Dan saat married nanti, aku akan berhenti bekerja.

    Aku mau nanya, gimana sih cara mengatur keuangan dan perencanaan untuk pasangan yang baru menikah? Apakah ada tips n trick nya?

    Terima kasih
    Live a beautiful life!
    Prita Ghozie - CEO & Financial Planner ZAP Finance

  8. #8
    Newcomer
    Join Date
    Apr 12, 2016
    Posts
    25
    Mentioned
    21 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Dear mba @Hidden Content ,
    saya dan suami sekian tahun DINK (double income no kids) karena memang belum punya anak (tapi masih usaha terus ttc). Jadi kami mengatur keuangan selama ini santai & nyaman banget, investasi juga udah macem-macem : saham, reksadana, LM, deposito, dan properti untuk disewakan (apartemen), Jadi udah ada passive income juga. Bahkan kami berdua juga punya bisnis online kecil-kecilan untuk merawat jiwa entrepreneurship masing-masing aja.
    Nah, kami kan terus berusaha untuk punya anak, apakah memang sebaiknya walau masih no kids yet, juga menyiapkan alokasi dana untuk anak kelak? Baiknya, alokasi investasi seperti apa untuk kasus no kids yet ini? Sebelumnya saya sudah siapkan deposito yg jatuh tempo 5 tahunan, ternyata belum ada anak juga, jadi setelah cair, depositonya saya investkan ke area lain.

    Kedua, untuk menyiapkan dana pensiun, paling pas dengan investasi di area apa ya Mba?

    Thank you! Hidden Content

  9. #9
    PritaGhozie's Avatar
    Join Date
    Jul 2, 2012
    Posts
    85
    Mentioned
    33 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Halo @Hidden Content rtna,

    Pertanyaan tentang saham dan reksa dana saham bisa lihat jawabanku untuk @Hidden Content yaaa Hidden Content

    Nah, mengatur pengeluaran untuk penghasilan under Rp5 juta itu juga mesti lihat kita saat ini tinggal di kota apa. Sebagai contoh, ada pasangan muda yang tinggal di daerah Jawa Timur, bisa hidup nyaman dengan penghasilan Rp3 juta. Tetapi, ada pasangan lain yang hidup di Jakarta masih kesulitan dengan penghasilan yang sudah mencapai Rp10 jutaan. Jadi, kuncinya adalah mengatur gaya hidup Hidden Content

    Secara umum, kita selalu alokasikan 10%-20% dari penghasilan untuk tabungan dan investasi masa depan. Jadi, antara Rp500ribu hingga Rp1 juta tiap bulan sebisa mungkin dialokasikan untuk pengelolaan perencanaan keuangan. Jika masih ada pinjaman, maka jumlah maksimal hanya Rp1.5 juta yaa..

    Selamat mencoba Hidden Content

    Hidden Content Originally Posted by noonaratna Hidden Content
    iya idem sama @Hidden Content , bagaimana tingkat risky antara reksadana dan langsung membeli sahamnya? Terus bagaimana dengan pasangan muda yang belum stabil pendapatannya dan belum punya anak, kan pastinya ingin mencoba wiraswasta? sebaiknya berpaakah porsi pengelolaan finansial untuk penghasilan under 5 jt? terima kasih
    Live a beautiful life!
    Prita Ghozie - CEO & Financial Planner ZAP Finance

  10. #10
    Permanent Resident r_widiastri's Avatar
    Join Date
    Oct 23, 2007
    Location
    tangerang selatan
    Posts
    627
    Mentioned
    55 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    @Hidden Content menyambung info mbak mengenai 5 pos besar di atas, kalau pengeluaran untuk kartu kredit dan angsuran bulanan (KPR) masuk ke dalam pos mana dan persentase (%) minimum berapa? Seandainya saya ingin merencanakan liburan keluarga, apakah harus ada pos tersendiri atau bisa digabung dengan pos 3 or pos 4?

    Terima kasih...

  11. #11
    PritaGhozie's Avatar
    Join Date
    Jul 2, 2012
    Posts
    85
    Mentioned
    33 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Hai @Hidden Content ,

    Setiap kita mau punya investasi baru, yang harus ditanyakan adalah untuk apa investasi tersebut. Sebagai contoh, saya bantu data investasi yang sudah dimiliki saat ini, lalu mbak @Hidden Content harus bisa tulis untuk apa punya itu ya...
    1. Asuransi pendidikan anak = untuk apa dan siapa, bisa ga ketemu saldo kebutuhan dananya kelak?
    2. Asuransi unit-link = untuk apa, tujuan keuangan apa, siapa, bisa ga ketemu saldo kebutuhan dananya kelak?
    3. LM = untuk tujuan keuangan apa, punya siapa, bisa ga ketemu saldo kebutuhan dananya kelak?

    3 jenis investasi tersebut harus jelas tujuan keuangannya yang mana. Jadi, kita bisa tahu, apakah perlu nambah investasi lain atau bahkan harus diganti karena tidak sesuai. Untuk dana pensiun, yang harus ditanyakan adalah kapan rencana mau pensiun dan berapa lama harapannya dana tersebut bisa tersedia? Hal ini berhubungan dengan harapan hidup seseorang ya....

    Secara umum, dana pensiun biasan disiapkan oleh pasangan dengan bantuan reksa dana saham atau membeli saham secara langsung. Pembelian properti juga bisa, tetapi biasanya dilakukan 10 tahun menjelang pensiun. Lalu, properti itu disewakan.

    Selamat mencoba ya Hidden Content

    Hidden Content Originally Posted by scinoona Hidden Content
    Halo mba @Hidden Content

    Aku usia 32 tahun, suami 40 tahun. Anak 2, yang pertama 8 tahun, yg kedua 18 bln. Kami saat ini punya beberapa investasi. Mulai dari asuransi pendidikan anak, asuransi unitlink, hingga rutin membeli LM @5 gram/ 2 bulan. Yang aku mau tanyakan, kami ingin mencoba investasi lain untuk dana pensiun kami berdua. Tapi masih ragu apakah harus mengambil asuransi unitlink lagi (beberapa menawarkan investasi dana pensiun dengan saham, dolar, dll), atau mencoba investasi yang lebih beresiko seperti membeli saham langsung?
    Lalu satu lagi, menurut mba Prita, investasi properti apakah masih bisa menjadi pilihan investasi?

    Itu saja kali ya. Maaf ya mba jadinya malah tanya ini itu.

    Terima kasih. Hidden Content
    - - - Updated - - -

    Hai pengantin baru @Hidden Content Hidden Content

    Untuk pasangan muda fokus investasi sebaiknya untuk tujuan keuangan membeli rumah tinggal dan dana pendidikan anak ya....Untuk pasangan muda, alokasikan penghasilan setidaknya 15% untuk investasi. Mumpung belum ada anak, maksimalkan deh alokasi investasi. Nanti, jika anak sudah lahir biasanya pengeluaran akan lebih besar lagi.

    Investasi sebaiknya dilakukan dengan cara dolar-cost averaging ya, artinya setiap bulan selalu investasi dengan jumlah yang sama ke produk investasi yang sama. Contoh yg bisa digunakan adalah reksa dana, emas, dan saham.

    Selamat mencoba Hidden Content

    Hidden Content Originally Posted by Cikhita Hidden Content
    Hai mba prita... Mau tanya kira2 investasi apa yg bagus saat ini untuk pasangan yg baru menikah?
    Live a beautiful life!
    Prita Ghozie - CEO & Financial Planner ZAP Finance

  12. #12
    Resident tulsi's Avatar
    Join Date
    Jan 12, 2015
    Posts
    292
    Mentioned
    347 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Mba @Hidden Content

    Terima kasih atas jawabannya.

    Aku mau nanya lagi. Boleh, ya?

    Selama ini, untuk mencatat keuangan pribadiku, aku cuma mengandalkan aplikasi keuangan sederhana dari gugle application.
    Jika sudah berkeluarga, seperti apa pencatatan keuangan rumah tangga yang baik?

    Terima kasih

  13. #13
    Newcomer
    Join Date
    Jul 29, 2014
    Posts
    26
    Mentioned
    15 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Hai mba @Hidden Content ...4 thn lalu mama saya ditawarin investasi di suatu perusahaan asuransi oleh salah seorang pegawai bank wkt mama saya nabung. Metode pembayarannya adalah bulanan dg jumlah 500ribu/bulan dlm jangka 7th. Mama saya langsung bergabung karena mengira itu murni investasi(yg ternyata adalah unitlink), ditambah lagi yang menawarkan adalah pegawai bank besar, mama saya yakin gak bakal ada unsur penipuan. Menurut mama saya baik pegawai bank maupun pegawai asuransi tidak menjelaskan kalau itu asurani sehingga mama saya mengira itu adalah investasi gratis asuransi (mama saya memang tipe orang yang malas membaca surat berlembar2,jd surat perjanjian g dibaca). Baru kemudian bbrp tahun setelah itu saya tau kl mama saya beli asuransi unitlink. Krn sy jg g begitu faham awalnya,saya mencari tahu tentang asuransi itu dan ternyata banyak sekali yg merasa dirugikan,terutama ketika mereka memutuskan untuk berhenti di tengah jalan,mrk hanya mendapat tidak sampai 1/10nya dr uang yang mrk bayarkan. Sekarang saya bingung harus menyarankan mama meneruskan atau berhenti dr asuransi unitlink itu,mengingat harganya lumayan mahal. Mama saya jg g pernah menggunakannya krn yg ditanggung hanya penyakit kritis. Dan juga banyak yg menyarankan untuk berhenti meski refundnya cmn sedikit sekali daripada tambah rugi. Mohon sarannya mba...

    - - - Updated - - -

    Pertanyaan ke 2 mba @Hidden Content 😀

    Anak saya baru 1 berusia 5bln,awalnya ingin mengikuti investasi pendidikan, tp mengingat pendidikan anak usia dini di kota saya masih terbatas dan gada yg srek dihati, saya berencana membuka sendiri sekolah anak usia dini nanti ketika anak saya sudah membutuhkannya dg bekerjasama dg bbrp orang . Jadi investasi apa yang cocok? Thanks mba...

  14. #14
    PritaGhozie's Avatar
    Join Date
    Jul 2, 2012
    Posts
    85
    Mentioned
    33 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Hai @Hidden Content , salam kenal yaa....

    Meski belum ada anak, tetapi persiapan dana untuk anak sebaiknya tetap dilakukan. Alokasi yang digunakan biasanya bukan berbentuk deposito, melainkan bentuk yang lebih agresif seperti reksa dana campuran atau bisa juga emas.

    Untuk dana pensiun paling mudah adalah berinvestasi setiap bulan. Saat ini, hanya ada beberapa instrumen investasi yang dapat mengakomodasi yaitu reksa dana atau langsung investasi saham. Nanti, saat 10 tahun sebelum pensiun baru kita perbanyak aset investasi yang bisa memberikan penghasilan pasif.

    Selamat mencoba dan semoga ttc nya berhasil yaaa....




    Hidden Content Originally Posted by simira Hidden Content
    Dear mba @Hidden Content ,
    saya dan suami sekian tahun DINK (double income no kids) karena memang belum punya anak (tapi masih usaha terus ttc). Jadi kami mengatur keuangan selama ini santai & nyaman banget, investasi juga udah macem-macem : saham, reksadana, LM, deposito, dan properti untuk disewakan (apartemen), Jadi udah ada passive income juga. Bahkan kami berdua juga punya bisnis online kecil-kecilan untuk merawat jiwa entrepreneurship masing-masing aja.
    Nah, kami kan terus berusaha untuk punya anak, apakah memang sebaiknya walau masih no kids yet, juga menyiapkan alokasi dana untuk anak kelak? Baiknya, alokasi investasi seperti apa untuk kasus no kids yet ini? Sebelumnya saya sudah siapkan deposito yg jatuh tempo 5 tahunan, ternyata belum ada anak juga, jadi setelah cair, depositonya saya investkan ke area lain.

    Kedua, untuk menyiapkan dana pensiun, paling pas dengan investasi di area apa ya Mba?

    Thank you! Hidden Content
    - - - Updated - - -

    Hai @Hidden Content ,

    Cicilan pinjaman maksimal 30% dari penghasilan. Jika ada, maka akan mengurangi pos biaya hidup dan pos gaya hidup. Oleh sebab itu, jika tidak mau kehilangan banyak jatah untuk biaya hidup, pinjamannya harus diperkecil mbak Hidden Content

    Untuk perencanaan liburan, jika sifatnya cukup major dan hanya 1x setahun, maka akan masuk ke pos tabungan & investasi. Sedangkan, jika sering liburan setiap tanggal merah, maka bisa masuk ke alokasi gaya hdiup.

    Hope it helps!

    Hidden Content Originally Posted by r_widiastri Hidden Content
    @Hidden Content menyambung info mbak mengenai 5 pos besar di atas, kalau pengeluaran untuk kartu kredit dan angsuran bulanan (KPR) masuk ke dalam pos mana dan persentase (%) minimum berapa? Seandainya saya ingin merencanakan liburan keluarga, apakah harus ada pos tersendiri atau bisa digabung dengan pos 3 or pos 4?

    Terima kasih...
    - - - Updated - - -

    Halo semua, terima kasih ya untuk yang sudah ikutan Live Chat hari ini. Kita jumpa lagi minggu depan Hidden Content
    Live a beautiful life!
    Prita Ghozie - CEO & Financial Planner ZAP Finance

  15. #15
    Citizen nHaniTa's Avatar
    Join Date
    Aug 17, 2011
    Location
    Indonesia
    Posts
    2,030
    Mentioned
    1840 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Konsultasi Keuangan dengan Financial Expert

    Wah aku ketinggalan nih ��

    Boleh kah aku bertanya untuk dijawab minggu depan?
    Jadi gini Mba @Hidden Content aku masih single dengan pekerjaan freelance (soon to be an employer). Untuk alokasi penghasilan aku berpatokan sama rumus ini:
    10% Sosial
    20% Tabungan
    30% Cicilan
    40% Monthly Cost
    Karena ga punya cicilan jadi 30% itu terkadang aku alokasikan ke tabungan. Tapi lebih seringnya aku alokasikan ke monthly cost untuk jajan tjantik (beli skincare dan make-up). Nah, yang mau aku tanyakan adalah ketika aku sudah memiliki fixed income:
    [1] Bagaimana cara mengatur alokasi untuk jajan tjantik yang benar agar aku bisa berinvestasi?
    [2] Bentuk investasi apa yang cocok untuk kondisiku? Aku terpikir untuk invest di LM.
    [3] Aku berencana untuk mengambil kredit kendaraan. Sebaiknya aku memilih invest atau mengambil kredit lebih dulu?
    [4] Apakah aku perlu memiliki asuransi lain diluar BPJS? Karena kemungkinan besar aku akan bekerja di luar P.Jawa.

    Itu saja pertanyaan dariku, maaf ya mba kalo nanyanya borongan hehe. Semoga Mba Prita berkenan menjawabnya ya. Thanks in advance ��

Page 1 of 8 1 2 3 ... LastLast