Higher Education to Prepare for Future Jobs
Page 1 of 2 1 2 LastLast
Results 1 to 15 of 30
  1. #1
    Superstar in Training Lena's Avatar
    Join Date
    Aug 28, 2007
    Location
    Indonesia
    Posts
    6,401
    Mentioned
    839 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Higher Education to Prepare for Future Jobs

    This thread is to discuss the jobs of the future, and how to prepare for them in terms of education.

    @Hidden Content
    anak loe umur berapa?
    imo kalau gue pribadi melihat jangan sampai edukasi di bidang2 yang bisa dikomputerisasi. misalnya animasi, itu kan computerised. mending justru pendidikannya di bidang art, nanti dia belajar komputernya sendiri. gambarnya kan yg penting, misal menguasai anatomi, light and shade, etc. gue pernah liat acara di tv, ada dokter yg hobi gambar, dia malah belajar sendiri komputernya.

    selain itu, baca deh artikel yg gue quote di news thread itu, tentang current niche jobs, i think you will find it interesting.

    di ostrali gue liat justru orang2 kantoran banyak putar haluan ke kerjaan2 blue collar, e.g plumber etc. krn ini ternyata high paying dan in demand. well at least for now. so to prepare for these gak harus univ kan, bisa semacam trade schools atau d3, then combined with apprenticeship.
    Last edited by Lena; Jan 15, 2015 at 03:45 AM.

  2. #2
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    @Hidden Content , wah thank u so much udah buat trit ini Hidden Content Anak gw umur 12th tp dah Sec 1 jd gw pelan2 lg cari2. I c, art or yg lain2 yg ga bisa digantikan komputer ya. Or mungkin arsitek termasuk ya kombinasi art n technology. Gw n hubby background di arsitek, anak gw ada interest ke situ tp slalu gw bilang liat2 dulu yg lain. Yah gw ngerti soal dokter n dah baca link yg km kasih, rada tercerahkan deh...

    O iya, pekerjaan spt plumber itu mmg dibyr mahal, spt nurse jg diperlukan dimana2. Sekedar cerita aja nih, klo kita apply permanent resident di ostrali, pekerjaan2 kyk gitu poin-nya gede, malah yg spt arsitek gitu poinnya kecil pdhl sekolahnya cape n mahal. Yg poin gede setau gw, nurse n therapist. CMIIW. Mgkn problemnya balik ke anaknya tertarik or ga.

  3. #3
    Citizen
    Join Date
    Apr 27, 2012
    Location
    surabaya
    Posts
    1,591
    Mentioned
    413 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    wah.. ini thread yang bagus.
    aside for australia, kalau buat di Indonesia gitu, apa sih yg penting disiapin?
    IMO, yang paling harus bisa, buat siapapun yg masih sekolah maupun udah kerja, kemampuan bahasa. sekarang harus kudu bisa another language selain bahasa Inggris.
    ada yg mau nambahin?

  4. #4
    Permanent Resident Monyong's Avatar
    Join Date
    Sep 13, 2013
    Posts
    820
    Mentioned
    336 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    nyewsal jg napa dulu kul gk ngambil jurusan yg sesuai hobi yah... mank kmaren itu berhubung masih kurang merenung jd cm ngikut temen2 aja ambil bidang manajemen bisnis..
    Pdahal sekarang pengeen bgt bisa design baju sendiri, n I cant say i love my currently job,..(kerja kantoran membosankan dgn gaji "cukup")

    Jadi salah satu yg hrs dilakukan sblm prepare for future job n education mnurut daku adallah pikirkan baik2 maunya kita apa sih?? kedepannya mau jadi apa?? whats ur dream job and who you wanna be in the future...
    Last edited by Monyong; Jan 15, 2015 at 01:10 PM.

  5. #5
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    O iya, bahasa asing dah jadi kebutuhan, bukan kelebihan lagi kyk jaman dulu. Klo jaman dulu, bahasa asing paling 1 inggris dah moncer banget, tentunya inggrisnya yg fasih ya, bukan yg msh gagap-gagapan. Tp skrg cuma 1 bahasa asing kyknya dah biasa kudu nambah 1 bahasa lagi.

    Untungnya skrg banyak sekolah2 yg udah ngajarin 3 bahasa dr tingkat preschool-TK. Sy termasuk org yg percaya blajar bahasa sejak dini itu lebih banyak untungnya drpd ga. Sy sih skrg fokus ke masa depan anak sih di trit ini.
    Last edited by fan; Jan 15, 2015 at 05:30 PM.

  6. #6
    Citizen
    Join Date
    Apr 27, 2012
    Location
    surabaya
    Posts
    1,591
    Mentioned
    413 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    @Hidden Content ,
    Anakku yg pertama baru mau masuk tk thn ini. Suami emg pingin tk yg bilingual gitu. Tp kok gw masih ragu. Apa iya, kl msh tk bisa nyangkut ilmu bahasa+logic nya. Soalnya bhs Kan ada logic and semantics -halah, ribet-.

    Iya, di keluarga gw juga udah di'paksa utk bisa min 2 bhs asing, nyokap fasih mandarin, jd walaupun gue bukan etnis toinghoa, tp ngerti dikit2, walopun buta hurup.

  7. #7
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    @Hidden Content , nah itu km tau sendiri klo km mikirnya ribet Hidden Content Gini loh, sorry klo nulisnya rada saklek nih yah. Pertama, klo di intl curriculum itu cara ngajar bahasanya beda dng di sekolah nasional (yg b a ba b u bu), intl curriculum ada sistem sendiri, jd jgn disamakan. Anak sy sdh blajar 3 bhs sejak umur 1,5th smua dng native speaker jd mrk ga nyampur-nyampur ngomongnya.

    Kedua, kebetulan sy dulu ga pernah terlintas keraguan kyk gitu sih krn blajar 2 bhs itu dah lumrah ya dimana2, bahkan bhs daerah pun jg bahasa kan? Liat deh di sekeliling kamu. Apalagi yg papa-mamanya dr daerah/negara yg berbeda.

    Ketiga, jangan pernah meremehkan kemampuan anak umur 1-5th dlm blajar bhs, di ilmu parenting slalu ribut soal 1-5th terbaik anak bla bla bla.... tp knp dlm hal blajar bhs, ortu jd ragu2. Klo pun anaknya ternyata jd susah ngomong or malah gagap, bisa jadi cara ngajarnya yg salah. Ngajarin bbrp bahasa dlm 1 waktu itu ada trik n tips nya sih, ga bisa sembarangan. Kyknya di trit school banyak dibahas deh soal ini.

    @Hidden Content , gambar n link km di trit NEWS: dunia dalam berita, sy copas ke sini ya.

    Food for thought when you're educating your kids (or grandkids).

    ------
    The future of jobs
    The machines are not just cleverer, they also have access to far more data. The combination of big data and smart machines will take over some occupations wholesale; in others it will allow firms to do more with fewer workers. Text-mining programs will displace professional jobs in legal services. Biopsies will be analysed more efficiently by image-processing software than lab technicians. Accountants may follow travel agents and tellers into the unemployment line as tax software improves. Machines are already turning basic sports results and financial data into good-enough news stories.
    Selengkapnya: Hidden Content

    Hidden Content



    it's US-centric but "if you're itching for a career change, here are some fast-growing, high-paying options that have yet to hit the mainstream".
    Hidden Content
    Last edited by fan; Jan 15, 2015 at 10:23 PM.

  8. #8
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    Sy sih berharap (boleh dong berharap), klo trit ini bisa dijadikan tempat sharing info n pengalaman utk emak2 yg anaknya udah sekolah di level menengah n atas. Klo utk emak2 yg anaknya msh TK n SD kyknya tritnya dah buanyak deh. Utk emak2 yg lagi galau mau mengarahkan anak2nya kemana yg blum ada. Krn mnrt sy tetep sbg ortu hrs mengarahkan anak spy ga salah ambil jurusan krn jaman jg udah lain.... Tp tentunya disesuaikan dng minat anak, cumaaa tetep hrs di arahkan spy ga asal ngambil, apalagi gegara ikut2an temen

    Kegalauan sy ini bermula wkt ktm dng principal di sekolah pd wkt ambil hasil checkpoint P6 kemarin, dia wanti2 klo sy sebaiknya udah mulai mikir anak sy mau diarahkan kemana, jgn mendadak or nunggu nanti. Ortu harus bantu jgn diserahkan ke anak aja katanya. Kegalauan bertambah ketika ktm salah satu emak teman sekelas anak sy yg kebetulan anaknya jd peserta masterchef junior season 1 n si emak ini bilang anaknya dah dpt scholarship di CIA (Culinary Institute of America). Dah terjamin pendidikannya n keliatan jelas passion si anak kemana. Mulai deh pencarian.....

    Dari pencarian itu, makin jelas deh klo ternyata jurusan2 di universitas2 lokal di jakarta-tangerang pun skrg udah mirip dng jurusan2 di univ sebrang sono, alias makin canggih2 n kombinasi dr bbrp bidang. Sy berharap disini ada yg bisa kasih masukan or sharing pengalaman or kasih bayangan prospek di masa depan utk jurusan2 dibwh ini, kan barangkali ada yg bekerja or blajar dibidang tersebut. Tp ga terbatas dng yg ada disini juga sih.... segala macam masukan, informasi n pengalaman sangat dihargai.

    - - - Updated - - -

    Contoh
    1. Surya University:
    Faculty of green economy and digital communication:
    A. Green Economy


    Sustainable Development
    Mempelajari cara berpikir dan berpola tindak berdasarkan konsep “green”, misalnya, bagaimana menganalisa investasi dibidang renewable energy dan evaluasi proyeknya. Disamping itu, mempelajari kegiatan akuntansi lingkungan, seperti berapa biaya lingkungan akibat adanya limbah atau kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dalam kegiatan produksi.

    Global Trading
    Mempelajari tentang bagaimana perdagangan global terjadi, faktor-faktor pendorong dan kendala-kendalanya, serta bagaimana blok-blok ekonomi mempengaruhi perdagangan global. Selain itu, mempelajari tentang proteksi-proteksi, serta bagaimana perubahan politik mempengaruhi perdagangan global.

    B. Technopreneurship
    Information & Communication Technology (ICT) Technopreneurship
    Mahasiswa mengembangkan ide dan produk inovasi serta mengelola suatu bisnis baru berbasis ICT. Contoh bisnis industri ICT : E-health, E-business, Software Apps, Mobile Business, Games Interactive.

    Smart Franchise Technopreneurship
    Mahasiswa mempelajari bagaimana mengembangkan produk kemudian memulai dan membesarkan bisnis dengan strategi waralaba berbasis teknologi. Contoh bisnis industri Franchise : Services, Education, Food and Beverages, Healthcare, Travel.

    Smart Real Estate Technopreneurship
    Mahasiswa menganalisa pasar dan mempelajari pengelolaan bisnis di bidang green real estate. Contoh bisnis industri Real Estate: Developer, Property Consultant, Real Estate Investment, Property Management.

    Life Sciences Technopreneurship
    Mahasiswa mengembangkan ide dan inovasi serta membuat suatu bisnis yang berdampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Contoh bisnis industri Life Sciences : Healthcare, Biotech, Food & Beverages.

    Energy Technopreneurship
    Mahasiswa mengembangkan ide dan produk inovasi serta mempelajari pengelolaan bisnis di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi. Contoh bisnis industri energi : Energy Efficiency, Solar Photovoltaic, Micro Hydro, Biofuel.

    Stock Market Technopreneurship

    Mahasiswa mempelajari berbagai macam produk pasar keuangan, khususnya produk saham. Mahasiswa dilatih melakukan valuasi nilai perusahaan dan menjadi seorang pialang yang handal. Contoh bisnis industri Stock Market : Stock Market Trader, Financial Market, Investor.

    C. Digital communication
    3D Movie & Beyond meningkatkan kemampuan di bidang olah audiovisual, film-making, dan animasi yang sangat kompetitif dan menarik. Mahasiswa dilatih untuk memahami dan mengembangkan 3D movie yang kuat, baik sebagai unsur hiburan kreatif, komponen iklan atau merek, atau elemen desain konten web.
    Peluang karier: strategic planner, production assistant, script writer, sutradara

    Digital TV & Radio
    mempelajari konsep dan dasar-dasar produksi dan siaran televisi dan radio yang berorientasi kepada kebutuhan industri televisi dan radio era digital. Mahasiswa diberi kesempatan untuk berperan langsung dalam berbagai aspek produksi TV dan radio dengan menggunakan perangkat yang modern.
    Peluang karier: reporter televisi, presenter televisi, camera person, asisten produser program berita dan non-berita televisi, asisten pengarah program televisi, reporter radio, penyiar radio, asisten produser program berita dan-non berita radio

    Games Design
    mempelajari metode produksi games 2D & 3D yang berfokus pada dasar-dasar pengembangan story-retelling game, memahami tentang genre game, grafis interaktif - termasuk penciptaan dan pengembangan karakter, desain adegan, produksi aset, animasi, serta icon game.
    Peluang karier: game content developer, game level designer, character modelling

    Digital Media
    memperkenalkan ragam media digital, mempelajari dasar-dasar komunikasi digital dan teknologi media baru, serta teori-teori terkait dengan estetika dan komunikasi. Peminatan ini juga mempelajari prinsip-prinsip desain grafis, desain web, video digital dan audio, menguasai aplikasi desain interaktif (HTML5, CSS, XML), serta memahami SEO (Search Engine Optimization) dan analisis social media.
    Last edited by fan; Jan 16, 2015 at 12:01 AM.

  9. #9
    Permanent Resident
    Join Date
    Nov 2, 2009
    Location
    Ramat Gan
    Posts
    974
    Mentioned
    687 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Education to Prepare for Future Jobs

    @Hidden Content
    Gue juga setuju dengan @Hidden Content , belajar bahasa asing apalagi untuk anak-anak sebenarnya nggak seribet itu meski bahasa punya komponen seperti semantic, syntax, dll. Masalahnya kan anak-anak bukan sedang akan belajar linguistik yang teoritis seperti yang dipelajari anak-anak Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris, IMO.

    Semantic dan syntax itu bakal make sense sendiri kalo udah lama-lama immersed di lingkungan yang isinya orang-orang yang bicara bahasa tertentu.
    Last edited by strawberry_kiss; Jan 15, 2015 at 11:44 PM.

  10. #10
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Preparing for Future Jobs and Education

    Faculty of Clean energy n climate change
    A. Physic-energy engineering
    Solar Energy
    Mempelajari cara memanfaatkan energi matahari seperti solar thermal (energi panas surya) dan solar photovoltaic (solar sel). Solar thermal memanfaatkan energi panas matahari untuk berbagai keperluan, seperti pengering dalam memproses produk-produk pertanian dan perikanan, pemanas air di industri dan rumah tangga, proses pendinginan ruangan (AC), dan pembangkit listrik. Sedangkan solar photovoltaic (solar sel) adalah cara mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik.

    Wind Energy
    Mempelajari cara memanfaatkan energi angin mulai dari identifikasi daerah potensi wind energy, perancangan dan pemilihan bahan untuk baling-baling turbin angin, generator untuk turbin angin, perancangan/pembuatan sistem turbin angin & pembangkit listrik tenaga angin, instrumen-instrumen elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga angin, pemasangan dan konstruksi sistem turbin angin dan pembangkit listrik tenaga angin, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.

    Geothermal Energy
    Mempelajari cara memanfaatkan geothermal energy (panas bumi) untuk pembangkit listrik, mulai dari metode survey untuk identifikasi daerah geothermal energy, perhitungan untuk assessment potensi geothermal suatu daerah, cara dan teknik pengeboran sumur geothermal, desain dan konstruksi lapangan geothermal, desain dan konstruksi pembangkit listrik geothermal, desain dan konstruksi pemanfaatan panas geothermal, perancangan sistem turbin, instrumen-instrumen elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik geothermal, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.
    Hydro & Ocean Energy
    Untuk hydro energy, mahasiswa diajarkan mulai dari identifikasi sungai atau danau untuk pembangkit listrik, seperti air terjun dan air sungai yang mengalir cukup deras, desain dan konstruksi pembangkit listrik tenaga air, instrumen-instrumen elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga air, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN. Untuk ocean energy mahasiswa diajarkan mulai identifikasi lokasi dan identifikasi teknik ocean energy yang cocok, seperti teknik tidal, current, wave dan OTEC (ocean thermal energy conversion), desain dan konstruksi pembangkit listrik tenaga laut, instrumen.instrumen elektronika dan kontrol untuk pembangkit listrik tenaga laut, hingga pemasangan instalasi jaringan listrik untuk konsumen dan/atau dihubungkan ke jaringan PLN.

    B. Chemical n green process engineering
    Industrial Chemical Technology
    Bidang peminatan ini adalah untuk menarget typical hard-Chemical Engineering pada umumnya. Contoh: industri pengolahan minyak bumi, gas, batubara dan petrokimia, industri polimer pada umumnya, industri tambang dan mineral, industri semen, keramik dan metalurgi.

    Herbal and Pharmaceutical Technology
    Peminatan ini akan berkonsentrasi pada berbagai teknologi dan proses yang dipergunakan dalam industri farmasi serta industri obat-obatan berbasis jamu/herbal. Beberapa topik khusus yang berkaitan dengan perkembangan industri obat-obatan berbasis bahan alami Indonesia, baik pada aspek proses, ketersediaan beragam bahan alam hingga aspek medis dan peraturan pemerintah juga akan turut menjadi bahan diskusi dalam peminatan ini. Contoh : Industri farmasi, Industri jamu dan herbal berstandar, Industri ekstraksi bahan alam untuk flavour dan fragrance.

    Bioprocess Technology
    Peminatan ini lebih spesifik pada aplikasi bioteknologi, termasuk penggunaan biologi sintetik dan rekayasa metabolisme, serta teknologi bioproses dalam industri. Contoh: Industri bioproses yang menghasilkan bioproduk menggunakan mikroorganisme baik strain alami maupun terekayasa, dan reaksi enzimatis, Industri biopolimer, industri pengolahan limbah cair, padat dan gas, terutama yang menggunakan mikroba dan enzim.

    Biofuel Technology
    Peminatan ini lebih spesifik pada aplikasi teknik kimia di bidang energi terbarukan dari proses kimia dan biologi serta kilang hayati yang terintegrasi. Contoh: industri pengolahan limbah cair, padat dan gas, terutama untuk bioenergy generation, industri bioenergi dan biorefinery (kilang hayati), seperti: bioethanol, biodiesel, biogas.
    C. Environmental engineering


    Water and Wastewater Management (Pengelolaan Air dan Limbah)
    Industri, rumah tangga, rumah sakit, kawasan komersial, dan sebagainya banyak menghasilkan limbah yang mencemari lingkungan dan kadang bisa menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Limbah ini dapat berupa limbah cair dengan berbagai polutan yang terkandung di dalamnya, maupun limbah padat berupa sampah atau lumpur yang juga memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaannya agar tidak mencemari lingkungan dan berdampak buruk bagi kesehatan. Pada bidang pengayaan ini mahasiswa akan belajar mengenai pengolahan dan penyediaan air bersih, pengelolaan air hujan dan sistem drainase, pengolahan limbah, baik itu limbah cair maupun limbah padat (sampah) serta belajar mengenai perancangan bangunan dan/atau unit-unit untuk mengolah air bersih dan air limbah maupun sampah tersebut. Selain itu, konsep-konsep pencegahan polusi dan penanganan pencemaran mulai dari sumbernya juga akan dipelajari agar pencemaran tidak hanya ditangani setelah terjadi, namun dapat dicegah sejak awal.

    Sustainable City / Green Building (kota Berkelanjutan / Bangunan Hijau)
    Para ahli memperkirakan bahwa 60-70% dari populasi dunia akan hidup di area perkotaan pada tahun 2030 yang akan datang. Dengan demikian beban yang harus ditanggung oleh wilayah perkotaan menjadi semakin berat. Apabila tidak dilakukan perencanaan dan pengelolaan yang baik, daya dukung lingkungan perkotaan akan terlampaui dan akibatnya kerusakan lingkungan yang parah akan terjadi dan kesejahteraan hidup pasti sangat terganggu. Dalam bidang pengayaan ini, mahasiswa akan belajar bagaimana merencanakan kota, termasuk didalamnya gedung dan infrastruktur, yang ramah lingkungan dan dapat melestarikan lingkungan secara berkelanjutan, misalnya bangunan dengan desain yang hijau dan dirancang secara ‘passive cooling’, menggunakan energi terbarukan yang terintegrasi dengan bangunan, dan juga menggunakan material bangunan yang ramah lingkungan, water-sensitive urban design, dan sebagainya. Perancangan bangunan dan kota dapat dilakukan dengan mengedepankan konsep keberlanjutan dan ramah lingkungan. Kota-kota masa depan akan membutuhkan suatu pendekatan sistem yang dapat merancang, membangun dan mengelola komponen-komponen lingkungan perkotaan yang kompleks dan terintegrasi.

  11. #11
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Education to Prepare for Future Jobs

    B. Human computer interaction
    Human Centered Design
    Mempelajari cara mengembangkan produk menggunakan algoritma komputerisasi sehingga pengguna merasakan keinginan, sensasi, dan emosi dalam produk tersebut. Mahasiswa tidak hanya fokus pada program komputernya, tapi juga bagaimana suatu benda terkesan ‘hidup’.

    Artificial Intelligence
    Mempelajari cara menanamkan kecanggihan otak dengan komputer. Sehingga komputer tidak hanya sekedar menerima instruksi-instruksi tetapi dapat berpikir dan berempati pada manusia, misalnya sebuah robot tidak hanya diprogram untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu saja (skill based), tapi juga mempunyai kemampuan untuk bertindak berdasarkan peraturan (rule based) dan pengetahuan (knowledge based) yang didapatnya sehari-hari.

    Game Programming
    Mempelajari cara mengembangkan games interactive untuk bermain, belajar, training, rehabilitation, dan berbagai keperluan lainnya. Mahasiswa tidak hanya mengerti cara bermain games, bahkan mengerti bagaimana membuat games yang menarik dan spektakuler sehingga dapat disenangi oleh orang banyak.

    Distributed System and Networking
    Mempelajari pengembangan suatu informasi dari rangkaian (device) yang terdistribusi dan saling bekerjasama untuk membantu aktivitas manusia, misalnya memberikan informasi tentang cuaca, arah, gedung, dan lain sebagainya pada perangkat mobile (seperti smartphone, atau tablet) sehingga memudahkan aktifitas kita sehari-hari.

    Embedded System
    Mempelajari cara mengembangkan dan membenamkan sistem dalam suatu rangkaian (device) untuk suatu tujuan, seperti mengembangkan wearable computing device, smart home monitoring systems, smart office monitoring system, process industry otomation untuk menekan biaya operasional, mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2), meningkatkan kualitas hidup manusia dan lain-lain.

    C. Nutrition n food technology
    Food Chemistry and Analysis
    Mempelajari proses kimia yang mendasari sifat dan reaksi berbagai komponen pangan, cara mengendalikan reaksi-reaksi kimia di dalam bahan pangan, kaitan reaksi kimia dengan masa kadaluarsa bahan pangan, berbagai teknik analisis kimia dasar dan terapan, prinsip teknik dan metode analisis pangan, teknik analisis pangan yang tepat sesuai kebutuhan dan lulusan diharapkan terampil dalam melakukan pekerjaan di laboratorium analisis pangan secara benar.

    Food Biochemistry and Biotechnology
    Mempelajari proses biokimia, konsep dasar ilmu gizi serta hubungan antara konsumsi pangan dengan status gizi, perubahan fungsi biologis komponen pangan akibat proses pengolahan, fungsi biologis pangan untuk kesehatan di samping nilai gizi, menggunakan teknik laboratorium yang umum diaplikasikan dalam biokimia dan evaluasi nilai biologis pangan serta prinsip bioteknologi pangan beserta aplikasinya di industri pangan.

    Food Safety and Microbiology
    Mempelajari identifikasi mikroba patogen dan pembusuk penting serta kondisi pertumbuhannya, identifikasi kondisi untuk inaktivasi, membunuh atau membuat mikroba patogen tidak berbahaya, dan terampil dalam melakukan teknik analisis mikrobiologi untuk mengidentifikasi mikroba bahan pangan, prinsip-prinsip pengawetan pangan dengan proses fermentasi pangan, faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan mikroba, mengidentifikasi kondisi sanitasi yang baik agar mikroba patogen dan pembusuk menjadi tidak aktif, terbunuh atau tidak berbahaya serta terhindar dari terjadinya bahaya kimia dan fisik dalam pangan.

    Food Processing and Engineering
    Mempelajari identifikasi sumber dan keragaman bahan pangan serta pengaruhnya terhadap pengolahan pangan, mekanisme kerusakan bahan pangan dan menetapkan cara pengendaliannya, prinsip dasar agar produk pangan aman dikonsumsi, proses transportasi dan unit operasi di industri pangan baik teori maupun praktik, kesetimbangan massa dan energi dalam menganalisis pengolahan pangan, mengidentifikasi unit operasi yang tepat dalam menghasilkan suatu produk, prinsip dan berbagai teknik penanganan, pengolahan dan umur simpan serta pengaruhnya terhadap kualitas produk pangan, berbagai karakteristik dan penggunaan bahan pengemas, prinsip dan penerapan pembersihan dan sanitasi dalam pengolahan pangan, cara pengelolaan air dan limbah yang optimal dalam pengolahan pangan.

    Food Industry Management and Entrepreneurship
    Mempelajari bagaimana mengaplikasikan/menerapkan analisis statistika dengan menggunakan alat bantu komputer untuk menghasilkan keputusan yang tepat untuk perusahaan, bagaimana menghasilkan produk “baru” yang sesuai dengan keinginan pasar dan/atau konsumen, membuat formulasi rencana strategi marketing bisnis pangan, pasar pertanian pangan beserta ketentuan dan regulasi yang berlaku baik secara nasional maupun internasional, prinsip dasar analisis sensori, prinsip-prinsip teknologi pangan untuk pengdalian dan penjaminan mutu pangan.
    Last edited by fan; Jan 15, 2015 at 11:22 PM.

  12. #12
    Superstar in Training Lena's Avatar
    Join Date
    Aug 28, 2007
    Location
    Indonesia
    Posts
    6,401
    Mentioned
    839 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Education to Prepare for Future Jobs

    @Hidden Content
    kalau bukan emak2 masih boleh sharing di mari kan hehe
    kadang hati2 juga di univ itu nama jurusan suka ikut trend, supaya menjual. nama2 jurusan di surya univ itu menurut gue udah terlalu trendy. misal ini nih, "Life Sciences Technopreneurship", nanti lulusannya kan akan bersaing dgn lulusan biologi/teknologi pangan dan gizi/etc yg ambil MBA. mana yg lebih jago? i would bet on the latter.
    tapi macam jurusan artificial intelligence, i think this one's futuristic, and is a good cross between engineering, computer and design.

    yang penting sebenarnya kualifikasi dosen2 dan bahwa yang basic itu benar2 diajarkan spy ngelotok. kalau the basics sudah dikuasai, ilmunya di bisa adaptasi tergantung sikon. bener gak, misal di arsitektur kalau hitung2an jago, bikin rumah atau gedung dia pasti bisa. *ngarang nih gue*
    yang susah kalau misalnya dasarnya gak kuat, dan sudah dibawa ke ranah kebijakan. akhirnya gamang, gak punya pijakan keilmuan yg pas utk benar2 tajam menganalisa masalah.
    bidangnya oom surya itu apa sih? imo cari jurusan itu, krn dia pasti mengeuasai dan dia akan ajarkan yg terbaik.

    @Hidden Content
    lanjutan aja hobinya, ambil kursus dll, mana tahu bisa banting setir. never too late, and when you work on your passion, it's really really rewarding

    gue termasuk yg gak melihat manfaat pendidikan bahasa berlebihan. bahasa itu gampang kok dipelajari kalau memang digunakan sehari2. kalau memang perlu tahu bhs tertentu nantinya, pergi ke negerinya belajar 3-6 bulan udah ok. unless of course it's a hobby where the kid really enjoys learning a language. or you know you want to be an international diplomat (in which case the official UN languages should be the one you learn, no?).otherwise, imo as long as you've got good language capabilities (misal bhs indonesia dan bhs inggris yg baik dan benar), the language logic can be applied another time when learning a new language. mana tau nanti yg diperlukan justru bahasa.... bhutan lol. and also, computer translations are getting better each year.
    Last edited by Lena; Jan 16, 2015 at 01:25 AM.

  13. #13
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Education to Prepare for Future Jobs

    Faculty of life sciences
    A. Biotechnology n neuroscience
    Bioprocess and Industrial Fermentation
    Mempelajari bagaimana mengubah suatu substrat menjadi suatu produk yang lebih berharga dengan cara fermentasi menggunakan mikroba. Misalnya, kertas bekas bisa diolah sebagai substrat untuk menjadi sumber makanan bagi Acremonium sp. untuk memproduksi selulase, yang akan memecah kertas bekas tersebut menjadi gula dan kemudian gula bisa diubah menjadi bermacam-macam produk seperti alkohol (menggunakan Saccharomyces cerevisiae), asam itakonat (menggunakan Aspergillus terreus), asam laktat (menggunakan Rhizopus oryzae) dsb tergantung dari mikroba berikutnya yang akan digunakan. Vegetable oil bisa diubah oleh Ashbya gossypii menjadi vitamin B2. Contoh produk fermentasi sederhana dalam makanan tradisional Indonesia, seperti tempe, oncom, tauco, brem dsb.

    Genetic Engineering
    Mempelajari prosedur berbagai teknik yang biasa digunakan dalam rekayasa genetika dan kloning DNA. Tahapan-tahapan tersebut adalah isolasi DNA genomik/kromosom yang akan diklon, pemotongan molekul DNA menjadi sejumlah fragmen dengan berbagai ukuran, penyisipan fragmen DNA ke dalam vektor untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan, transformasi sel inang menggunakan molekul DNA rekombinan, pengklonaan vektor pembawa DNA rekombinan, dan identifikasi klon sel yang membawa gen yang diinginkan.Di samping itu, akan diajarkan bagaimana membuat suatu primer yang diperlukan, bagaimana mengoperasikan peralatan yang berhubungan dengan teknologi rekayasa genetika, seperti PCR, DNA electrophoresis, SDS-PAGE (protein electrophoresis), western blotting, DNA alanyzer dsb.

    Cell Science Technology
    Mempelajari bagaimana memahami tentang dasar-dasar dan prinsip-prinsip dari stem cell biology (Embryonic Stem Cells (ES) dan Induced Prulipotenti Stem Cells (iPS cells). Konsep dasar, pendekatan-pendekatan dalam penelitian dan terapi potensialnya. Topik-topik terpilih tentang stem cell biology (ES and iPS cells), termasuk perbandingan dan perbedaan dari jenis-jenis stem sel, peranan dan fungsi stem sel pada berbagai jaringan tubuh, mekanismen selfrenewal dan differentiation; control intrinsic dan ekstrinsik dari fungsi stem sel, alat-alat dan metode-metode penting dalam stem sel, stem sel dan penyakit, bagaimana ilmu dasar diterjemahkan ke dalam terapi medis. Hematopoietic stem cell biology yang digunakan sebagai sistem model untuk pendekatan-pendekatan regenerative medicine. Mahasiswa akan memperoleh pengetahuan yang dalam tentang system ES dan iPS, serta menggunakannya sebagai pradigma untuk membandingkan dengan jenis stem sel yang lain. Pertimbangan-pertimbangan etis juga akan dijelaskan. Mahasiswa juga akan diberikan konsep-konsep dasar tentang sel secara menyeluruh sebelum mempelajari tentang ES dan iPS cells.

    Community Neuroscience
    Mempelajari yang berhubungan dengan pengertian tentang cara kerja otak yang mempengaruhi kelakuan dan tingkah laku manusia dan masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemahaman yang lebih luas terhadap aspek masyarakat dan komunitas, seperti: Neuro leadership (Kepemimpinan), Neuro marketing (pemasaran produk-produk), Parenting Neurosains (Peran Neurosains dalam keluarga), Neurodesign, dst.

    General Neuroscience
    Mempelajari bagaimana cara kerja otak, seperti anatomi (bentuk dan struktur otak), fisiologi (fungsi bagian-bagian otak), biochemistry (sifat kimia dan reaksi kimia dalam otak), molecular biology (molekul atau protein yang membentuk otak) ditambah dengan ilmu psikologi (kelakuan dan emosi) dan cognitive science (ilmu tentang proses berpikir), bagaimana otak mengingat, mengerti dan bereaksi dengan menggunakan simulasi computer (Neurocomputar simulation).

    Clinical Neuroscience
    Mempelajari pemanfaatan neurosains sebagai dasar berbagai jenis kelainan dan penyakit otak (misalnya: Alzheimer, Parkinson’s, dll), kelainan dan gangguan psikologi atau kejiwaan (misalnya: Autism, Schizophrenia, Psychosomatics, dll) dan pengetahuan dasar tentang berbagai obat-obatan untuk penyakit otak (Neuropharmacology).

  14. #14
    Citizen fan's Avatar
    Join Date
    Feb 11, 2011
    Posts
    1,878
    Mentioned
    385 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Education to Prepare for Future Jobs

    @Hidden Content , duh boleh banget mak... nah itu dia gw setuju banget soal nama2 yg canggih2 itu n mulai mikir ini terlalu ngawang2. Bener, gw jg ada bbrp pengalaman dr temen n sodara yg mirip2 soal adaptasi itu n makanya gw jg mikir apa undergraduate levelnya yg basic aja biasa2 asal kuat, nti kan berkembang sendiri. Buset dah jd emak jaman skrg ga tambah gampang, saingannya robot n mesin. Ga kebayang klo dulu emak gw mikir sampe gini. Ntar coba gw semedi dulu.... Nah alasan gw mau anak sekolah trilingual, mgkn krn gw ada sedikit trauma dulu, ga mau aja anak gw ngalamin yg sama spt gw. Tp jeleknya klo trilingual school gitu rata2 bahasa indonesianya yg jd korban, rata2 temen anak gw gitu.
    Last edited by fan; Jan 16, 2015 at 01:12 AM.

  15. #15
    Citizen
    Join Date
    May 27, 2009
    Location
    Yogyakarta, Indonesia
    Posts
    1,334
    Mentioned
    62 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Higher Education to Prepare for Future Jobs

    Anakku masih toddler tp aku punya adek yg udah kelas 3 sma. Sejak smp dia tertarik yg komputer dan informatika, sampai dua minggu lalu tiba-tiba dia bilang dia pengen jadi guru atau dosen aja. He said he found the joy in teaching. Dari kecil emang anaknya detail sih kalau 'ngajar', misalnya ngejelasin aturan main atau ngejelasin cara kerja electronics.
    Trus maunya jadi guru/dosen bidang fisika.

    Menurutku dan suami sih, bagus ya ngambil pendidikan yg bener-bener basic, yg teori dan aplikasinya butuh lamaaa banget buat berkembang, nggak kayak social sciences yg kalau masuk kuliah diajarin apa ntar lulus udah berubah dan berkembang semua teori (pengalaman kita berdua).
    But then jadi ragu, pilihan karir yg terbatas banget ini nanti kan saingannya banyak buanget ya? Apalagi skr dari googling aja udah bisa belajar. Any ideas biar dia bisa ada added*valuenya dan nggak ditelan kemajuan jaman?

Page 1 of 2 1 2 LastLast