Gifted children - Page 2

Thread: Gifted children

Page 2 of 2 FirstFirst 1 2
Results 16 to 24 of 24
  1. #16
    Lurker ThisUsernameIsTaken's Avatar
    Join Date
    Oct 25, 2015
    Location
    Jakarta Jaya Bahagia ;)
    Posts
    15
    Mentioned
    8 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Sebelumnya permisi ya - tanpa bermaksud bragging gue berkontribusi disini, siapa tau input gue berguna buat antisipasi what's to come from children with high IQ.

    As a child I was qualified as a (so-called) genius; IQ diatas 140 dan menulis surat di umur 3. TK through high school was a breeze. It has always been fairly easy to absorp information and process them, masuk kelas aksel dan selalu jadi jagoan akademis bla bla bla. My mom also did best with what she knew, but any parent, IMO, would benefit from knowing these points of caution:

    Pertama, effortlessness sebuah keberhasilan menciptakan ekspektasi yang tdk realistis. Nggak belajar pun jadi juara, nilai bagus, dapat pujian, dan familiar hanya, dan hanya, dengan hasil kerja berstandar tinggi. Ketika beranjak dewasa saya menemukan bahwa hidup di lingkup kerja tidak se-straightforward persekolahan. Ada politik kantor, teamwork, dan birokrasi2 yang membosankan, dan kalah saing sama kompetitor yang kurang kompeten tapi lebih jago menjilat, lebih streetsmart, lebih jago basa basi sama kolega atau sekedar lebih sabar sama birokrasi. Mengulang2 poin saat presentasi because others just didn't keep up, atau melakukan revisi2 petty tanpa konteks rasanya grrr, stress intens! Kegagalan dan ketidakadilan merupakan konsep asing buat saya back then but life isn't always fair and sweet as we all know it. Dimana anak lain kayaknya sudah familiar dengan dimarahu guru/ortu karena nilai jelek atau menelan kekalahan saat lomba (and therefore lebih resilient saat ditikam kolega dr belakang atau kalah tender) I didn't know that I was even capable of losing until I was 21, and that was a haaaaard lesson to learn.

    Kedua, giftedness usually (not always but usually) comes with a certain sense of idealism. Gifted children have their own way of doing things, dan non-understanding parents might be tempted to criticize "cara seperti itu tdk praktis/lumrah, gini aja". I think that's downright disrespectful karena, GC biasanya punya sebuah 'visi' yang direflksikan pada cara2 mereka yg eksentrik. You've got to take the good with the bad, our intelligence with our weirdness, and tugas orangtualah utk membantu GC 'reconcile' visi dan idealisme mereka dengan praktikalitas kehidupan sehari2. Kalau kiranya anaknya akan terus di Jakarta sampai dewasa, pastikan dia memiliki mekanisme survival di iklim bisnis yang tidak seluruhnya jujur/sehat. Kalau nanti ke LN, mau sampai S2/S3 jagalah dia supaya on track sebelum melenceng2/distracted sebelum dia meraih tujuan itu.

    Saya sendiri banyak distracted waktu kuliah, ganti major 4 kali (!) karena curious ttg banyak hal, 'cepat bosan', dan merasa mampu belajar apa saja. I think mama saya melihatnya sebagai pencarian jat diri dan kesininya kami baru paham kalau andai saja saya bisa tahan-tahanin di satu major kesabaran dan ketelatenan saya akan lebih terlatih. Kalau mau belajar banyak hal bisa melalui webinar, buku, Internet.. tapi kalau sudah ada investasi $, anaknya mesti diingatkan bahwa itu harus dibayar dg ketekunan.

    Ketiga, please do check and recheck, apakah sekolah plus bimbel betul2 menggali potensinya? Apakah homeschooling atau panggil guru privat akan lebih efektif? Apakah wawasannya makin terbuka karena les, atau traveling? Buat saya dulu sekolah mudah, but looking back, saya merasa dirugikan dengan sistemnya. Banyak konten irelevan; kurikulum kurang imersif, waktu tanya jawab terbatas. Walaupun buat saya (dan most GC's) mudah untuk menghafal konten2 yang irelevan (dan dapat nilai tinggi), tapi tentunya saya akan memiliki masa sekolah yang lebih fruitful apabila pembelajaran di sekolah saya lbh kontekstual dan holistik? Tentunya waktu sekolah saya nggak protes kan, wong nilai saya bagus; tapi tentunya as a child I lacked the awareness of what a well-tailored education can do.
    Hidden Content Originally Posted by chapochapo Hidden Content
    We'll see yaah anak kita, mamanya cm mau yang terbaik kalau memang gifted pengen dikembangkan ky di luar negeri bisa jd jenius yg mengubah dunia gt hehe , di Indonesia kurang di develop ini yg begini yah sedih, pdhl banyak org pintar di indonesia Hidden Content
    I second Hidden Content . Ini karena paham mendidikan Indonesia sangat outdated: rajin belajar, nilai tinggi, kompetisi, prestasi di atas kertas. This country has no place whatsoever for eccentricity or anyone living and believing in the margin. Makanya, kalau anaknya mau terus tinggal disini harus dipersiapkan agar dia bisa menggali potensinya sembari membangun skill 'cari celah' untuk maju di Indonesia.

    Dan betul, IQ bukan segalanya. Guru saya pernah frustrasi dan bilang "saya mendingan kamu jadi anak biasa2 aja tapi tau how to behave!" Do NOT let anyone ever say that to your child. The cynic in me likes to think that finding that your child has a high IQ is as much a long demanding journey to go as it is a gift.

    --

    Hidden Content I think yang perlu ditanyakan adalah apakah konsep persekolahan sesuai buat dia in the first place? Dan kalau iya I think the answer lies more in finding the right school, system or teacher for your child; the 'right' place or person may be a catalyst for your child to unlock his potential, walaupun si katalis itu bukan katalis eksklusif untuk para jenius. Saya mengalami banyak bgt kayak gini. Atau consider homeschooling. Ngumpul2 sama GC atau jenius lainnya bisa melalui MENSA atau klub baca.

    --

    Dan jangan takut bahwa anak akan 'kehilangan' masa kecilnya. Masa kecil yang nikmat itu adalah dimana ia bisa bebas mengekspresikan diri walaupun it means dia jadi weirdo yang ujug2 bisa calistung di umur 3. Memfasilitasi GC bukan berarti push an agenda dia biar juara sini situ, aksel2an dan dapat kerja gaji tinggi.. Tapi help them to live life to the fullest, bahkan dengan cara atau visi yang berbeda dari lumrahnya, sembari menjadi anggota masyarakat yang berguna.

    Trust me.. Most of my richest friends have below-100 IQ (but yes either tinggi nyali atau atau social skillsnya outstanding) and the smartest ones kuliah mulu atau travelling atau nulis, making sufficient but not excessive money because we derive enjoyment from intellectual stimulation not money.

    I'm a bit unapologetic for the long post, freedom of speech kan? Hidden Content Dan baca thread saya jadi ingat masa kecil dimana saya merasa misunderstood, jadi emang agak personally attached ke topik membesarkan gifted children Hidden Content
    Last edited by ThisUsernameIsTaken; Nov 15, 2015 at 11:37 AM.

  2. #17
    Newcomer
    Join Date
    Nov 5, 2013
    Posts
    30
    Mentioned
    43 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Moms....tolong aku minta sarannya ya dari sharingku ini
    aku seorang mama dr 1 orang anak cowo ...anakku ini termasuk cerdas dan cepat sekali menangkap maksud / perkataan orang jadi kami (aku dan suami) sekarang lebih berhati2 bila berbicara di dekat anak.
    tapi anakku juga punya daya imajinasi yang tinggi ...dia sering menceritakan sesuatu yg tidak terjadi tentang orang lain berdasarkan cerita orang lain contoh satu saat aku ngobrol dengan suami tentang berita kecelakaan pesawat bbrp waktu lalu tiba2 anakku bisa menceritakan topik yang sama dengan tokoh temannya...ma temenku si A juga pernah kecelakaan pesawat , pesawatnya jatuh di hutan lalu bla bla bla
    setiap dia bicara spt itu, kami selalu bilang gak boleh bicara sembarangan kayak gitu...krn itu bohong....bohong itu dosa....Tuhan gak suka anak bohong
    tapi kejadian itu terus berulang ulang
    lalu dia juga bisa meramal kejadian yg akan datang dan bisa melihat makhluk "lain"..apakah ini disebut juga indigo?

    suami pernah konsul di salah satu psikolog anak....dia bilang kalo anakku cerdas dan punya daya imajinasi yg tinggi dan anaakku sebenarnya kurang cocok dengan sistem pendidikan di kebanyakan sekolah di Indo yg lebih banyak teori drpd praktek. krn menurut dia , tipe anak spt anakku ini cocok dengan sistem pendidikan yg lebih menekankan praktek dan kreativitas.
    memang aku akui itu benar krn kalo aku ajarin pelajaran sekolah, anakku lebih cepet paham kalo aku pake praktek bukan teori. nilai2 di sekolah juga bagus dan kalo dia udah paham dan hafal satu pelajaran kalo misal ditanya lagi bebrap bulan kemudian dia masih ingat. di sekolah dia juga aktif sekali dan banyak teman .
    tapi susahnya di daerah rumahku gak ada sekolah yang sistemnya seperti itu.
    psikolog itu jg menyarankan agar anakku diarahkan ke kegiatan yg dapat mengarahkan imajinasinya menjadi positif...
    sekarang ini aku udah menyediakan berbagai permainan semacam lego dan robot yg bisa diutak atik sendiri dan anakku sangat menikmati hal itu
    moms..apa yg udah kami lakukan ini apakah benar...apakah moms disini ada saran atau sharing pengalaman yg sama?
    aku sebtulnya pengen bawa anakku ke psikolog tp aku kuatir dengan reaksi anakku soalnya dia sangat kritis...aku kuatir dia akan sedih kalo kami menganggap dia sakit krn jalan pikirannya sering kali membuat kami heran2 sendiri kok bisa anak seumur segini bisa punya pikiran spt itu.... yg menjadi pr besar buat kami , kami tidak ingin kebiasaan ngarang cerita krn daya imajinasi yg kuat ini berlanjut menjadi kebiasaan bohong
    mohon sarannya moms....sorry kalo post nya panjang

  3. #18
    Newcomer
    Join Date
    Nov 23, 2015
    Posts
    28
    Mentioned
    4 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Hidden Content Originally Posted by rositalia Hidden Content
    Moms....tolong aku minta sarannya ya dari sharingku ini
    aku seorang mama dr 1 orang anak cowo ...anakku ini termasuk cerdas dan cepat sekali menangkap maksud / perkataan orang jadi kami (aku dan suami) sekarang lebih berhati2 bila berbicara di dekat anak.
    tapi anakku juga punya daya imajinasi yang tinggi ...dia sering menceritakan sesuatu yg tidak terjadi tentang orang lain berdasarkan cerita orang lain contoh satu saat aku ngobrol dengan suami tentang berita kecelakaan pesawat bbrp waktu lalu tiba2 anakku bisa menceritakan topik yang sama dengan tokoh temannya...ma temenku si A juga pernah kecelakaan pesawat , pesawatnya jatuh di hutan lalu bla bla bla
    setiap dia bicara spt itu, kami selalu bilang gak boleh bicara sembarangan kayak gitu...krn itu bohong....bohong itu dosa....Tuhan gak suka anak bohong
    tapi kejadian itu terus berulang ulang
    lalu dia juga bisa meramal kejadian yg akan datang dan bisa melihat makhluk "lain"..apakah ini disebut juga indigo?

    suami pernah konsul di salah satu psikolog anak....dia bilang kalo anakku cerdas dan punya daya imajinasi yg tinggi dan anaakku sebenarnya kurang cocok dengan sistem pendidikan di kebanyakan sekolah di Indo yg lebih banyak teori drpd praktek. krn menurut dia , tipe anak spt anakku ini cocok dengan sistem pendidikan yg lebih menekankan praktek dan kreativitas.
    memang aku akui itu benar krn kalo aku ajarin pelajaran sekolah, anakku lebih cepet paham kalo aku pake praktek bukan teori. nilai2 di sekolah juga bagus dan kalo dia udah paham dan hafal satu pelajaran kalo misal ditanya lagi bebrap bulan kemudian dia masih ingat. di sekolah dia juga aktif sekali dan banyak teman .
    tapi susahnya di daerah rumahku gak ada sekolah yang sistemnya seperti itu.
    psikolog itu jg menyarankan agar anakku diarahkan ke kegiatan yg dapat mengarahkan imajinasinya menjadi positif...
    sekarang ini aku udah menyediakan berbagai permainan semacam lego dan robot yg bisa diutak atik sendiri dan anakku sangat menikmati hal itu
    moms..apa yg udah kami lakukan ini apakah benar...apakah moms disini ada saran atau sharing pengalaman yg sama?
    aku sebtulnya pengen bawa anakku ke psikolog tp aku kuatir dengan reaksi anakku soalnya dia sangat kritis...aku kuatir dia akan sedih kalo kami menganggap dia sakit krn jalan pikirannya sering kali membuat kami heran2 sendiri kok bisa anak seumur segini bisa punya pikiran spt itu.... yg menjadi pr besar buat kami , kami tidak ingin kebiasaan ngarang cerita krn daya imajinasi yg kuat ini berlanjut menjadi kebiasaan bohong
    mohon sarannya moms....sorry kalo post nya panjang

    halo moms,
    hal yang sm dulu terjadi sama temenku skrg uda pindah ke london karena suaminya kesana,
    dulu anaknya begitu sampe umur 8 tahun, di skolah pintar cm djauhi,, masalahnya sama . imajinasinya luas suka ngarang2 cerita sampe berantem sm temennya.
    nah terus dibawa ke psikolog anaknya, akhirnya dsarankan untuk tambah aktivitas berbau seni yang bisa menggunakan imajinasinya. lalu anaknya di les in gambar sama piano. setelah itu sih jadi lebih balance ya, mgkn kreativitasnya dan imajinasinya jadi ada penyalurannya.
    aku ga tau dlu dia les gambar dimana, cuma kalo les pianonya sama kayak anakkku gurunya, sampe skrg masih les anakku sama dia. namanya miss margareth. aku kasih konteknya ya, 087818592594. dlu temenk blg sama dia soal problemnya, dkasih bahan pelajaran berbeda dari silabus di tempat les biasa, oke sih. coba aja, siapa tau les2 bgni membantu ya moms.

    good luck.

  4. #19
    Citizen defore's Avatar
    Join Date
    Mar 26, 2012
    Posts
    1,096
    Mentioned
    33 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Hi moms, mau sharing karna anakku (atas saran sekolah dan orang2 terdekat juga yang kuatir sama anakku yg mereka pikir autis) setelah dibawa ke psikiater diobservasi dan ditest iq(karna masih 2,5 thn jadi iq bukan dalam bentuk skor tapi lebih ke sejauh mana kemampuan kognitif anak) dicurigai adalah anak gifted disinkroni atau anak dengan lompatan perkembangan dan iq diatas 130 tapi banyak disinkroni yang menyertai sehingga sering disalahartikan sebagai autis atau anak bermasalah. Anak-anak gifted punya memori yg kuat dan gaya belajar visual sehingga mereka kalo dipanggil suka ga nengok kalo mereka lagi fokus sama hal yang mereka lagi pelajari. Mereka ini berbeda sama brighted children, indigo dan asperger(ketiga ini jg biasanya punya iq tinggi). Mereka punya karakteristik tertentu sehingga bisa dilabeli gifted(gw baru tau setelah baca buku2 ttg anak2 gifted punya bu julia, artikel yg beredar luas kurang lengkap jadi bikin rancu). Yg pasti anak2 gifted ini ciri khasnya adalah telat bicara dan sekalinya bicara bisa keluarin kata2 sulit atau langsung kalimat, perfeksionis, sensitive, ga ikutin aturan cenderung belajar/bermain sendiri pake caranya sendiri, aktif tapi bertujuan.

    Sejauh ini disuruh terapi ABA sama SI untuk motoriknya karna sekalipun anakku gifted tapi disinkroninya banyak bgt (cuek, kontak mata kurang, dipanggil ga nengok, over fokus sama yg jadi minatnya, telat ngomong tapi ga parah, perfeksionis, sensitif, pemilih tekstur, ga ikutin perintah). Gw ikut terapi di smile kids kelapa gading dan so far gw suka karna ada cctv yg bisa mantau anak kita lg ngapain aja di dlm kelas, anak gw keliatan nyaman disana dan ga terlalu mahal. Peer untuk gw disuruh baca2 ttg anak gifted dan ikut seminar atau grup anak gifted. Untuk yg punya info group parents dgn anak gifted atau seminar di jkt boleh tolong dishare moms?? I need support banget nih mom karna urus anak gifted ini sangat menantang dan butuh kesabaran ekstra apalagi makin tambah umur makin keliatan beda dari anak-anak lainnya.

  5. #20
    Lurker
    Join Date
    Dec 30, 2013
    Posts
    2
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Mom...waktu itu tes iq dimana? Minta alamat or no tlp tempat tes iq nya donks

  6. #21
    Newcomer chapochapo's Avatar
    Join Date
    May 14, 2014
    Posts
    98
    Mentioned
    4 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Wow I love your statement, noteddd @Hidden Content

    To be honest bener banget, aku sempat galaaauuu juga untuk memfasilitasi anak, karena takut anak "kehilangan masa kecilnya"
    Tapi betul, setelah pertimbangan yang puanjang sampai jungkir balik, akhirnya mengambil kesimpulan bahwa tiap anak berbeda, kalau anak ini memang gifted, pasti dia punya thirst yang berbeda, karena dia ya satu, unik, jd enggak bisa disamakan juga dengan anak lain atau sistem yang ada, misal: masa kecil ya main.
    Untuk mereka, belajar itu bermainnya, aneh memang tapi begitulah, anakku kalo belajar ngitung, baca buku, main puzzle, belajar baca itu buat dia fun banget

    Sekarang dia sudah 3 tahuun, dan lagi getol-getolnya latihan piano, akhirnya kuajarin sendiri karena kebetulan aku dulu sempat les piano, dan memang catch upnya selalu cepat, sebulan latihan ini dia bermain materi 3 jari kanan dan 3 jari kiri, and she can read musical notes while playing
    Aku sebisa mungkin fasilitasi dia, jangan sampai ngerasa enggak tertantang thirst nya, karena memang beda dengan anak seumuran lainnya, belum lagi masalah emosi yang sangat amat dewasa juga pemikiran yang logis.

    Semangat moms with gifted child(ren), semoga selalu setronggg!
    Susah banget nemu komunitass mak @Hidden Content , apa udah dapat info?
    Aku selalu ikutan forum2 luar negeri karena belum nemu yang indo

  7. #22
    Lurker
    Join Date
    Dec 22, 2017
    Location
    Manila, Philippines
    Posts
    5
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Cuman mau sharing sedikit saja,, sekarang ini banyak banget psikolog yang merangkap hypnotherapy, jadi cuman pengen kasih info kalau kita harus bener-bener selektif milih psikolog buat anaknya ya, Moms.

    Ini copas dari Hypnoterapist sebelah:

    Yang menjadikan resiko untuk klien adalah kurang terlatihnya kemampuan terapis. Seorang terapis yang kekurangan training bisa berbahaya dan bisa menyebabkan pengertian salah tentang pengalaman hypnotherapi yang biasanya nyaman dan aman.
    Resiko kedua untuk klien adalah para praktisi hypnotherapi yang tidak jujur yang bukan hanya tidak terlatih dengan baik malah mungkin punya niat kurang baik. Orang-orang ini dapat merusak klien dan profesi hypnotherapis lainnya. Seperti yang dijelaskan di atas, klien harus memilih terapisnya dengan hati-hati dan bijaksana sebelum mengikuti terapi ini.

  8. #23
    Lurker
    Join Date
    Apr 8, 2018
    Posts
    1
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Hello moms, salam kenal ya. Aku lihat di internet ada Center for Gifted Children di APL tower lantai 12. Dari web nya aku lihat bahwa ini menyediakan bbrp service seperti sekolah, assesment n konsultasi, aktivitas utk gifted children. Ada yang pernah tau ttg organisasi ini gak ya? 😊😊

  9. #24
    Immigrant Julijulijul's Avatar
    Join Date
    Jul 26, 2014
    Posts
    124
    Mentioned
    48 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Gifted children

    Aku test IQ termasuk superior, aku test terakhir 150.

    Tapi sepertinya gak ada yang oke deh dari aku. Walau emang dari SD - Kuliah aku masuk sekolah favorit dan kuliah di ptn yg oke juga.

    Mungkin enaknya aku cepet nangkep kalo dijelasin. Selain itu kayaknya belum nemu hal yang better than others sih dgn IQ segitu.


    Sent from my iPhone using Tapatalk

Page 2 of 2 FirstFirst 1 2