Thread: Autism

Page 7 of 7 FirstFirst ... 5 6 7
Results 91 to 102 of 102
  1. #91
    Permanent Resident olivine's Avatar
    Join Date
    Jul 18, 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    633
    Mentioned
    5 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    @Hidden Content ,
    1. Psikolognya kasi tau obatnya buat apa ga? Biasanya yang dikasi obat yang ada hiperaktifnya. Kaya anak saya, mild ASD dan ADHD, tetapi sampai sekarang dia ga diberikan obat sih karena self regulationnya msih bagus. Kalo menurut dokter anak saya, dia akan menunda medication, pokoknya medication itu termasuk langkah akhir kalau terapi ga banyak progress, terlalu agresif sampai membahayakan dirinya sendiri.
    2. Yang ini ga tau. tetapi Singapore punya Hidden Content mungkin bisa e-mail komitenya atau cek forum semacam mommies dailynya Singapore. Mereka juga ada thread khusus autism tapi saya lupa namanya apa. DUlu sempet browsing.

    Jangan sedih yaa... milestone anak2 ini emang berbeda dari neurotypical. Anak saya dulu persisss kaya yang mom jabarin, tapi pas 5 taun dia progress cepet banget karena keluarga, sekolah, dan lingkungan yang mendukung. Langkah2nya kurang lebih mirip sama yang ditulis @Hidden Content . Gadget juga aku ga hindari banget kok. Justru beberapa aplikasi di gadget memang dibuat untuk perkembangan anak autism dan memang bagus. Tetapi jam penggunannya sangat dibatasin. Saya bahkan kasi gadget buat dia nonton youtube atau game lainnya dengan batesan waktu tentunya sebagai reward kalau dia sudah melakukan segala tugas2nya. Misal untuk hari sekolah karena dia sekolah dari pagi sampe sore ya malemnya saya kasih barang satu jam ipad. Dia sudah berusaha teratur ikutin semua kegiatan dan konsentrasi di kelas (buat anak saya yang ada hiperaktifnya bisa tenang ikutin kegiatan di kelas itu hal yang melelahkan lho buat dia karena dia harus menahan diri buat ga impulsive dan jaga konsentrasi), jadi malemnya dia pengen rileks. Ya kaya kita juga abis seharian di kantor atau beraktivitas, malemnya pengen santai2 melakukan aktivitas favorit.

    @Hidden Content ,
    mumpung masih setahun terussss intervensi. Dulu salah satu cara untuk develop kontak mata anak saya, misalnya dia minta mainan ke saya, saya deketin mainannya ke mata saya trus saya minta dia liat mata saya. Kalo dia liat baru kasih mainannya sambil kasih pujian.
    Untuk gadget, saya ga anti gadget sih, tapi aku batesin. Emang ga gampang awalnya, saya kasih waktu setengah jam dan saya set timer. begitu setengah jam harus dimatiin, jadi dia belajar ikut aturan. Nangis kejer saya diemin aja. Beberapa hari kemudia dia terbiasa dengan pola seperti itu. Tapi tiap anak beda2 ya,, mungkin ada yang perlu bertahap. Jadi kenali aja karakter anaknya gimana. Mungkin dia merasa nyaman denger lagu2 itu, bisa dikasih 15 menit menjelang tidur. Yang kita perlu waspada kalo dia berjam2 nonton dan jadi enggan untuk melakukan hal lain bahkan cenderung agresif.

  2. #92
    Lurker
    Join Date
    Sep 19, 2016
    Posts
    5
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by Mrsdant Hidden Content
    Hi moms..
    Saya senang bisa ketemu blog untuk berbagi info..

    Saya ibu dr anak cowok umur 3thn..
    1thn kurang anak saya uda mulai menirukan gerak n bubbling, tp entah knp di umur 1thn lebih itu hilang dan dia jd pendiam sekali.. dan di panggil jarang menoleh..

    1,5thn kami akhirnya membawa k dokter tumbuh kembang. Dokter mengatakan anak kami normal, hanya memang speech delay. Saya sempat bertanya apa anak saya ada autism? Dokter mengatakan tidak. Krn anak saya pertumbuhan normal (berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala). Apalagi motorik kasar anak saya sangat bagus, hanya memang kurang di motorik halus.
    Akhirnya kami di minta lbh cerewet dlm mengajak anak bicara.

    Tapi ketika anak 2thn lbh saya melihat tidak ada perubahan. Akhirnya saya memutuskan untuk terapi bicara. Di terapi saya menemukan bahwa anak saya ternyata mengidap spektrum autism. Dr terapis saya d sarankan menemui psikolog anak.
    Psikolog juga menyatakan anak saya spektrum autism tp masih ringan. Krn anak saya masih mau berinteraksi dgn org, makan normal (nasi, sayuran, daging - tidak perlu di haluskan), tidur teratur, mengerti perkataan sehari2.
    Yg menjadi masalah di anak saya adalah dia terlalu cuek dan tidak fokus (suka melamun) dan minimnya kontak mata.

    Saya hanya di sarankan untuk terapi yg intensif dan di tambah neuro senso. Juga di tambah obat untuk meningkatkan konsen dan menenangkan.
    Sekarang sudah 6bln terapi, Puji Tuhan anak saya skrg uda mulai ada kontak mata walau singkat, sudah mulai bubbling lagi, juga untuk jari kaki dan telinga uda gak sensitif (dulu gak mau pake sandal jepit dan topi), juga sudah mau di ajak untuk bye2 dan kiss bye.

    Tapi yg mengganjal di saya masalah obat, saya melihat anak saya minum obat ini (lupa namanya) jd mengantuk dan lemas. Misal d ajak jalan jd minta sering gendong ato di stoller (sebelumnya uda lepas stoller).
    Juga ada bbrp teman yg membawa anak konsul ke luar negeri menyatakan dokter luar gak memberi obat, hanya terapi dan menghindari gadget.

    Yg saya tanyakan:
    1. Apa obaat memang perlu moms? Kalo saya tanya psikolog anak, dia blg perlu. Tp kami kuatir akan efek berkelanjutannya (misal: jd ngantuk, lemas dan ketergantungannya)
    2. Saya ada rencana membawa anak saya konsul ke singapore. Apa ada moms d sini taau di mana konsul yg bagus di singapore? RS dan dokter siapa?

    Saya minta saran dan pengalaman moms di sini ya, jujur saya kadang merasa down dan sedih melihat anak saya, takut dan kuatir akan masa depan dia selalu ada dlm pikiran kami.
    Saya terus berharap mujizat Tuhan nyata dlm hidup anak saya.

    Terima kasih,
    God bless buat semua moms di sini..
    halo buk.. saya ngalamin masalah persis seperti ibu alami.. anak saya hilang kemampuan kira2 setelah usia 12 bulan..
    saya drop banget dengan kondisi anak saya yang sekarang usia 16 bulan pas.. saya butuh sharing terkait masalah anak saya.. sampai istri saya memutuskan untuk berhenti kerja. kami udah konsultasi ke beberapa dokter, disuruh sering stimulus ke anak.. udah 2 minggu rasanya belum ada perubahan.. pada saat di panggil dia cuek sekali, dan sekarang menghindari kontak mata, kalo pun ada hanya sebentar sekali..
    saya ingin tahu apa yang harus saya lakukan berdasarkan pengalaman ibu, jika ibu berkenan balas pesan ini.. terimkasih... dan klo boleh saya minta e-mail untuk tanya2..

  3. #93
    Lurker
    Join Date
    Sep 29, 2016
    Posts
    3
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by anak_sehat Hidden Content
    halo buk.. saya ngalamin masalah persis seperti ibu alami.. anak saya hilang kemampuan kira2 setelah usia 12 bulan..
    saya drop banget dengan kondisi anak saya yang sekarang usia 16 bulan pas.. saya butuh sharing terkait masalah anak saya.. sampai istri saya memutuskan untuk berhenti kerja. kami udah konsultasi ke beberapa dokter, disuruh sering stimulus ke anak.. udah 2 minggu rasanya belum ada perubahan.. pada saat di panggil dia cuek sekali, dan sekarang menghindari kontak mata, kalo pun ada hanya sebentar sekali..
    saya ingin tahu apa yang harus saya lakukan berdasarkan pengalaman ibu, jika ibu berkenan balas pesan ini.. terimkasih... dan klo boleh saya minta e-mail untuk tanya2..
    Biasanya itu dinamakan Regressive Autism. Terlepas dari kontroversi tentang Vaksinasi, coba di ingat-ingat apakah sebelum kejadian regression itu ada vaksinasi atau sakit tertentu?

    Yang harus dilakukan, cari tau tentang kondisi anak. Autism itu luas sekali klasifikasi nya. Ada Asperger, PDD NOS, Classical Autism, Rett Syndrome. Dan di tiap tiap klasifikasi itu juga banyak sekali severity nya. Mumpung usia anak masih kecil, masih banyak yang bisa keburu dikejar.

    - - - Updated - - -

    Hidden Content Originally Posted by Mrsdant Hidden Content
    Hi moms..
    Saya senang bisa ketemu blog untuk berbagi info..

    Saya ibu dr anak cowok umur 3thn..
    1thn kurang anak saya uda mulai menirukan gerak n bubbling, tp entah knp di umur 1thn lebih itu hilang dan dia jd pendiam sekali.. dan di panggil jarang menoleh..

    1,5thn kami akhirnya membawa k dokter tumbuh kembang. Dokter mengatakan anak kami normal, hanya memang speech delay. Saya sempat bertanya apa anak saya ada autism? Dokter mengatakan tidak. Krn anak saya pertumbuhan normal (berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala). Apalagi motorik kasar anak saya sangat bagus, hanya memang kurang di motorik halus.
    Akhirnya kami di minta lbh cerewet dlm mengajak anak bicara.

    Tapi ketika anak 2thn lbh saya melihat tidak ada perubahan. Akhirnya saya memutuskan untuk terapi bicara. Di terapi saya menemukan bahwa anak saya ternyata mengidap spektrum autism. Dr terapis saya d sarankan menemui psikolog anak.
    Psikolog juga menyatakan anak saya spektrum autism tp masih ringan. Krn anak saya masih mau berinteraksi dgn org, makan normal (nasi, sayuran, daging - tidak perlu di haluskan), tidur teratur, mengerti perkataan sehari2.
    Yg menjadi masalah di anak saya adalah dia terlalu cuek dan tidak fokus (suka melamun) dan minimnya kontak mata.

    Saya hanya di sarankan untuk terapi yg intensif dan di tambah neuro senso. Juga di tambah obat untuk meningkatkan konsen dan menenangkan.
    Sekarang sudah 6bln terapi, Puji Tuhan anak saya skrg uda mulai ada kontak mata walau singkat, sudah mulai bubbling lagi, juga untuk jari kaki dan telinga uda gak sensitif (dulu gak mau pake sandal jepit dan topi), juga sudah mau di ajak untuk bye2 dan kiss bye.

    Tapi yg mengganjal di saya masalah obat, saya melihat anak saya minum obat ini (lupa namanya) jd mengantuk dan lemas. Misal d ajak jalan jd minta sering gendong ato di stoller (sebelumnya uda lepas stoller).
    Juga ada bbrp teman yg membawa anak konsul ke luar negeri menyatakan dokter luar gak memberi obat, hanya terapi dan menghindari gadget.

    Yg saya tanyakan:
    1. Apa obaat memang perlu moms? Kalo saya tanya psikolog anak, dia blg perlu. Tp kami kuatir akan efek berkelanjutannya (misal: jd ngantuk, lemas dan ketergantungannya)
    2. Saya ada rencana membawa anak saya konsul ke singapore. Apa ada moms d sini taau di mana konsul yg bagus di singapore? RS dan dokter siapa?

    Saya minta saran dan pengalaman moms di sini ya, jujur saya kadang merasa down dan sedih melihat anak saya, takut dan kuatir akan masa depan dia selalu ada dlm pikiran kami.
    Saya terus berharap mujizat Tuhan nyata dlm hidup anak saya.

    Terima kasih,
    God bless buat semua moms di sini..
    1. Obatnya jenis apa? Abilify dan Ritalin atau Anti-psychotic drug sejenisnya sih kalau bisa dihindari. Kalu obatnya masih supplement misalnya vitamin, pro-biotic, enzyme gitu ya masih mendingan malahan disarankan.

    2. Sebenarnya umumnya yang bisa memberikan label kepada anak itu umumnya Psychologist, bukan dokter. Dan test untuk memberikan klasifikasi ke anak itu juga bukan urusan 30 menitan. Itu lama sekali test nya bisa sampai 2-3 hari (2-3 jam per hari). Kalau saran saya kalau seandarinya jadi mau ke Singapore, untuk mendapatkan kepastian cari psychologist yang bisa memberikan Intelligence Assessment.

  4. #94
    Lurker
    Join Date
    Sep 19, 2016
    Posts
    5
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by Willl Hidden Content
    Biasanya itu dinamakan Regressive Autism. Terlepas dari kontroversi tentang Vaksinasi, coba di ingat-ingat apakah sebelum kejadian regression itu ada vaksinasi atau sakit tertentu?

    Yang harus dilakukan, cari tau tentang kondisi anak. Autism itu luas sekali klasifikasi nya. Ada Asperger, PDD NOS, Classical Autism, Rett Syndrome. Dan di tiap tiap klasifikasi itu juga banyak sekali severity nya. Mumpung usia anak masih kecil, masih banyak yang bisa keburu dikejar.
    iya rencana usia 18 bulan mau observasi.. kemarin kata dokternya masih terlalu kecil.. jadi belum bs diambil tegak diagnosis..
    kira2 ibu2 disini ada yang punya pengalaman Biomedical Intervensi terapi gak? gmn dari hasil pengalamannya? dan di indonesia recomendasi di dokter mana? need HELP.. :'(

  5. #95
    Permanent Resident olivine's Avatar
    Join Date
    Jul 18, 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    633
    Mentioned
    5 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    anak_sehat, iya 18 bulan masih terlalu dini untuk menegakkan diagnosis autism, tapi early intervention bias segera dilakukan, karena semakin dini penanganannya hasilnya akan semakin baik. Sepertinya untuk biomedical intervention yang lumayan terkenal dokter Rudy Sutadi (kidaba), coba search di facebook. Dulu saya pernah coba diet ini ke anak selama beberapa bulan tapi progresnya ga signifikan kalo di anak saya. Mana anak saya luar biasa picky eater jadi tiap makan stressful banget. Pernah saya konsul dengan paed waktu saya tinggal di Oz dan menurutnya diet juga cocok2an. Memang banyak anak autism yang memiliki pencernaan sensitive sehingga diet ini membantu mereka, tetapi ada juga yang tidak signifikan. Selama di Oz saya sebisa mungkin menggunakan bahan makanan yg mengandung rendah gluten, coklat sangata dibatasi, tapi susu telur dsb saya bebas2 aja. Tapi saya ikutkan dia terapi2 dan program sekolahnya juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan dia. Perkembangannya Alhamdulillah signifikan selama tinggal disana.

  6. #96
    Lurker
    Join Date
    Sep 19, 2016
    Posts
    5
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by olivine Hidden Content
    anak_sehat, iya 18 bulan masih terlalu dini untuk menegakkan diagnosis autism, tapi early intervention bias segera dilakukan, karena semakin dini penanganannya hasilnya akan semakin baik. Sepertinya untuk biomedical intervention yang lumayan terkenal dokter Rudy Sutadi (kidaba), coba search di facebook. Dulu saya pernah coba diet ini ke anak selama beberapa bulan tapi progresnya ga signifikan kalo di anak saya. Mana anak saya luar biasa picky eater jadi tiap makan stressful banget. Pernah saya konsul dengan paed waktu saya tinggal di Oz dan menurutnya diet juga cocok2an. Memang banyak anak autism yang memiliki pencernaan sensitive sehingga diet ini membantu mereka, tetapi ada juga yang tidak signifikan. Selama di Oz saya sebisa mungkin menggunakan bahan makanan yg mengandung rendah gluten, coklat sangata dibatasi, tapi susu telur dsb saya bebas2 aja. Tapi saya ikutkan dia terapi2 dan program sekolahnya juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan dia. Perkembangannya Alhamdulillah signifikan selama tinggal disana.
    Kalo boleh tau terkait dengan biaya terapi BIT berapa ya mom? Anak saya udh masuk usia 16 bulan.. Dan pas kalo lg main di panggil jarang nengok. Tp kalo gak ngapa2in di panggil br nengok.. Dan belum ngerti intruksi apapun.. Kontak mata udh jauh berkurang.. Padahal 12 bulan udah ngerti kalo d suruh dada, tos, dan tepuk tangan.. Sekarang untuk melihat wajah saya saja udh tidak pernah lagi.. Seolah hidup saya tidak berguna seketika.. :'(

  7. #97
    Permanent Resident olivine's Avatar
    Join Date
    Jul 18, 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    633
    Mentioned
    5 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    @Hidden Content , saya kurang tau dengan biayanya. Dulu penerapan diet anak saya di bawah pengawasan dokter Widodo Judarwanto. Kitanya harus rajin observasi, karena spektrumnya luas sekali, trait autism pada satu anak bisa berbeda banget dengan anak lainnya. Stimulan terus menerus karena sebenernya dia merekam kok. Semangat yaaa...dalam beberapa hal anak saya mengalami progress dalam waktu yang sangat singkat. salah satu contohnya: dulu attention span-nya pendek sekali, ga pernah bisa dibacain buku walaupun hanya beberapa kalimat. Suatu hari tiba2 dia minta baca sekumpulan cerita pendek berulang2 dan betah duduk lama menyimak ceritanya. Ada salah satu peserta workshop autism cerita dia sering ajak anaknya ngomong apa aja padahal anaknya speech delay dan kaya ga nyimak, beberapa bulan kemudian seiring dengan kemampuan verbal si anak bertambah, anak ini menceritakan lagi apa2 yang dulu pernah diomongin mamanya.
    Dulu pas workshop juga diajarin salah satu trik buat mancing kontak mata (kebetulan efektif di saya). Perhatikan si anak pay attention sama lawan bicaranya klo lagi main apa, ajak main sambil deketin mainannya ke mata, begitu dia kontak mata kasih pujian dan kasih mainannya.

  8. #98
    Lurker
    Join Date
    Sep 19, 2016
    Posts
    5
    Mentioned
    1 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by olivine Hidden Content
    @Hidden Content , saya kurang tau dengan biayanya. Dulu penerapan diet anak saya di bawah pengawasan dokter Widodo Judarwanto. Kitanya harus rajin observasi, karena spektrumnya luas sekali, trait autism pada satu anak bisa berbeda banget dengan anak lainnya. Stimulan terus menerus karena sebenernya dia merekam kok. Semangat yaaa...dalam beberapa hal anak saya mengalami progress dalam waktu yang sangat singkat. salah satu contohnya: dulu attention span-nya pendek sekali, ga pernah bisa dibacain buku walaupun hanya beberapa kalimat. Suatu hari tiba2 dia minta baca sekumpulan cerita pendek berulang2 dan betah duduk lama menyimak ceritanya. Ada salah satu peserta workshop autism cerita dia sering ajak anaknya ngomong apa aja padahal anaknya speech delay dan kaya ga nyimak, beberapa bulan kemudian seiring dengan kemampuan verbal si anak bertambah, anak ini menceritakan lagi apa2 yang dulu pernah diomongin mamanya.
    Dulu pas workshop juga diajarin salah satu trik buat mancing kontak mata (kebetulan efektif di saya). Perhatikan si anak pay attention sama lawan bicaranya klo lagi main apa, ajak main sambil deketin mainannya ke mata, begitu dia kontak mata kasih pujian dan kasih mainannya.
    makasih mom sarannya dan sharing pengalamannya... kebetulan saya tinggal diluar pulau jawa, rencana minggu depan mau ke bbrp klinik tumbuh kembang, termasuk KID ABA.. dan untuk test IgG Food Alergy ada rekomendasi mom?

  9. #99
    Lurker
    Join Date
    Sep 29, 2016
    Posts
    3
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by anak_sehat Hidden Content
    makasih mom sarannya dan sharing pengalamannya... kebetulan saya tinggal diluar pulau jawa, rencana minggu depan mau ke bbrp klinik tumbuh kembang, termasuk KID ABA.. dan untuk test IgG Food Alergy ada rekomendasi mom?
    Test Igg bisa di dr Melly (tapi antrinya panjang) atau ke dr Tjhin Wiguna di RS Pantai Indah Kapuk, harus appointment dulu kayaknya.

  10. #100
    Lurker
    Join Date
    Sep 29, 2016
    Posts
    3
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hidden Content Originally Posted by anak_sehat Hidden Content
    Kalo boleh tau terkait dengan biaya terapi BIT berapa ya mom? Anak saya udh masuk usia 16 bulan.. Dan pas kalo lg main di panggil jarang nengok. Tp kalo gak ngapa2in di panggil br nengok.. Dan belum ngerti intruksi apapun.. Kontak mata udh jauh berkurang.. Padahal 12 bulan udah ngerti kalo d suruh dada, tos, dan tepuk tangan.. Sekarang untuk melihat wajah saya saja udh tidak pernah lagi.. Seolah hidup saya tidak berguna seketika.. :'(
    Biaya terapi BIT bisa dari sedang sampai tak terbatas. Terapi BIT yang sederhana ya paling dengan penggunaan enzyme dan probiotic sampai dengan full biomedical. Penggunaan pro-biotic ini yang agak susah kalau di Indonesia. Kenapa, karena kebanyakan probio yang di import di Indonesia kelamaan stuck entah di mana sebelum sampai di kulkas, sehingga efektifitasnya jauh berkurang. Biasanya saya kalau butuh probiotic saya hand-carry langsung dari Singapura bawa ice-pack.

    Mengenai melihat wajah. Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan anak tidak mau melihat wajah.
    1. Sensory overload. beberapa anak tidak mau melihat wajah karena menyebabkan sensorynya untuk hal-hal yang lain agak terganggu. Kadang kita secara gak sadar juga begitu, misalnya waktu berpikir kadang kita menutup mata.
    2. karena your expression is meaningless for him. Kalau anak tidak bisa menginterpretasikan ekspresi wajah, untuk apa maintain eye contact. Umumnya kita pada saat berkomunikasi melihat ke lawan bicara karena kita ingin tau apakah lawan bicara kita masih serius mendengarkan kita. Dalam hal anak dengan spektrum, mereka tidak bisa mendapatkan indikasi dari ekspresi wajah sehingga memandang lawan bicara tidak ada artinya.
    3. dan mungkin alasan lainnya.

    untuk yang kedua anak bisa pelan pelan diajari dengan menggunakan flashcard yang mengajarkan ekspresi wajah.

  11. #101
    Newcomer
    Join Date
    Dec 26, 2009
    Location
    Indonesia, Jakarta
    Posts
    32
    Mentioned
    11 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    Hi moms, i'm not a mom myself, tapi saya punya seorang teman yang adik laki2nya memiliki autism. Umurnya skrg 12 tahun dan blm bs berbicara dgn jelas, tdk bs berkonsentrasi dan memiliki kebiasaan mengompol, suka mencubit/memukul orang di dekatnya. Sekarang dia bersekolah di sekolah anak berkebutuhan khusus di daerah serpong. Mengenai terapi, sudah digiatkan dari sejak toddler. Tmnku ini bbrp bulan lalu berhenti kerja demi mengurus adiknya di rumah. Pertanyaan saya:

    Kegiatan apa yang moms rekomendasikan untuk mengisi waktu luang di rumah? Adik tmn saya sgt sulit berkonsentrasi walaupun hanya untuk menonton televisi, jika pegang gadget pun akan langsung dilempar. Aktivitas di rumah hampir seluruhnya fisik, seperti lari2 dan bermain trampolin.

    Bagaimana menyikapi kebiasaan yg suka memukul dsb? Ketika dimarahi dia hanya tertawa2 senang, bagaimana cara membuat anak tsb mengerti bhw yg dia lakukan tdk baik?


    Sent from my SM-A500F using Tapatalk

  12. #102
    Newcomer Medhina's Avatar
    Join Date
    Aug 18, 2013
    Posts
    25
    Mentioned
    10 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Re: Autism

    @Hidden Content coba minta home program yg bisa di lakuin anggota keluarga/suster di rumah...sperti meneruskan terapinya gitu...
    kalo tempat terapi anakku tiap anak di kasi home program, untuk mempercepat progress..

    Sent from my X9009 using Tapatalk

Page 7 of 7 FirstFirst ... 5 6 7